HOME PERISTIWA KABUPATEN DHARMASRAYA

  • Senin, 29 Maret 2021
Akibat Travo Meledak, Petugas PLN Tewas Tersengat Listrik Saat Memperbaiki
Ilustrasi

Dharmasraya (Minangsatu)-- Akibat meledaknya travo  milik PLN berada di Simpang Pulau Raket, Jorong Koto Hilalang 1, Nagari Sungai Langkok, Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya, Aziswin Alfandi, 36 th, merupakan petugas PLN meregang nyawa terkena sengatan listrik, ketika hendak memperbaiki arus listrik sedang bermasalah sekira pukul 20.30 Wib Minggu (28/3/21).

Kejadian menimpa warga Jorong Pasar Baru, Nagari Ampalu, Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat itu, berawal ketika dirinya bersama salah seorang petugas PLN lainnya bernama Ari Bawono, hendak memperbaiki travo diduga sedang mengalami konseling. 

Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP) korban langsung memanjat tiang travo, dengan tujuan melakukan pengecekan hingga memperbaiki instalasi jaringan sedang bermasalah tersebut. Saat itu pula peristiwa naas itu terjadi  menimpa korban, karna tubuh korban langsung tersengat aliran listrik. 

Kapolres Dharmasraya AKBP, Aditya Galayudha Ferdiansyah, S I.K, M.T, melalui Kapolsek Koto Baru, IPTU Rusmardi, S.H, ketika dikonfirmasi media ini, membenarkan telah terjadi korban sengatan listrik terhadap salah seorang petugas PLN Ranting Sungai Rumbai.

Sesuai dengan keterangan didapatkan dari saksi diperiksa pihak penyidik, mulai dari petugas PLN atas nama Ari Bawono, 43 th, merupakan teman kerja korban, serta 2 orang masyarakat setempat atas nama Harno,48 th, dan Rina, menjelaskan kepada petugas, bahwa kejadian itu berawal setelah meledaknya sebuah travo pengatur arus listrik milik PLN berada di Simpang Pulau Raket, Jorong Koto Hilalang 1, Nagari Sungai Langkok, Kecamatan Tiumang. 

Atas kejadian itu, korban bersama rekan kerjanya langsung menuju TKP. Setiba di lokasi korban langsung memanjat tiang listrik penyanggah travo tersebut. Ketika sedang bekerja memperbaiki jaringan tersebut, korban langsung tersengat aliran listrik. Bahkan korban sempat tergantung sekira 10 menit di tali pengaman. 

"Atas kejadian ini, korban diduga tidak mengetahui bahwa Saluran Kabel Udara Tegangan Rendah (SKUTR) hendak diperbaikinya masih aktif dialiri arus listrik, sehingga pada saat korban memperbaiki kerusakan, langsung tersengat aliran listrik tersebut,”  terang Iptu Ruswardi, S.H.

Ia juga menambahkan, setelah dinyatakan aman dari aliran arus listrik ke TKP, korban langsung di evakuasi dengan dibantu oleh warga setempat, sehingga dapat dilarikan ke Puskesmas Koto Baru, untuk dilakukan pemeriksaan medis. 

Setelah dilakukan pemeriksaan medis oleh dr. Lisra, merupakan dokter jaga saat itu, telah memastikan bahwa korban sudah meninggal dunia sebelum tiba di Puskesmas.

Selanjutnya mayat korban di bawa pulang ke rumah duka, Jorong Koto Nagari Ampalu, Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya, dan dikebumikan di Pandam pekuburan keluarga hari Senin siang (29/3/2021) Pungkas Kapolsek.*


Wartawan : Syaiful Hanif
Editor : Benk123

Tag :#pln, #dharmasraya