HOME PEMBANGUNAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI
- Senin, 8 Oktober 2018
41 Usulan Desa Dari Kabupaten Kepulauan Mentawai Belum Memenuhi Persyaratan
Tuapeijat, (minangsatu)--41 usulan desa dari Kabupaten Kepulauan Mentawai belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan perundang-undangan dalam hal jumlah penduduk yaitu 4000 jiwa atau 800 KK.Hal itu disampaikan Kepala Biro Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Iqbal Ramadi Payana pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Mentawai yang Ke-19 Tahun yang jatuh setiap tanggal 4 Oktober.
Ia menyebutkan Dari 928 tersebut terdapat 158 Nagari dan Desa yang sudah melakukan proses pemekaran dan sudah mengajukan usulan Nagari dan Desa ke Provinsi Sumatera Barat.
"Dari 158 tersebut, semuanya sudah diberi kode register Nagari dan Desa atau Nagari persiapan, kecuali 41 usulan desa dari Kabupaten Kepulauan Mentawai belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan perundang-undangan dalam hal jumlah penduduk yaitu 4000 jiwa atau 800 KK," paparnya
Undang-undang tersebut menyatakan bahwa pemerintah dapat memprakarsai pembentukan Desa di kawasannya, yang bersifat khusus dan strategis demi kepentingan Nasional.
"Namun sebelum opsi itu digunakan, diminta Pemerintah Daerah Kabupaten bersama Pemprov Sumbar, terlebih dahulu menyiapkan data serta melakukan presentasi tentang urgensi pembentukan desa," pungkasnya.(rd)
Editor :
Tag :#mentawai#hut ke 19#dprd
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SEKDAPROV SUMBAR ARRY YUSWANDI, INGATKAN TRANSFORMASI EKONOMI DAN KESIAPAN MASYARAKAT KUNCI PERCEPATAN PEMBANGUNAN MENTAWAI
-
SAMBUT HARI BHAYANGKARA KE-79, KAPOLRES MENTAWAI RESMIKAN MUSHALA AL-FATIHAH DI DUSUN BERKAT
-
BRIGJEN JOSAFATH M.R. DUKHA KUNJUNGI PEMBUKAAN JALAN TMMD KE-123 DI DESA BUKIT PAMEWA, SIPORA UTARA
-
JALAN LONGSEGMEN KANTOR CAMAT SIPORA UTARA – DUSUN BERKAT RAMPUNG, DORONG PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PARIWISATA
-
MENTAWAI LEPAS DARI STATUS SANGAT TERTINGGAL, BERKAT KOLABORASI PUSAT DAN DAERAH
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG