HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Selasa, 29 November 2022
Widia Kusuna, ST : Jalan Agus Salim Aset Belum Diserahkan Balai Jalan Provinsi
Pd. Panjang (Minangsatu) - Pelaksana tugas (plt) Kadis PUPR Kota Padang Panjang, Widia Kusuma, ST, menjelaskan, jalan H. Agus Salim yang membentang dari play over Simpang Lapan hingga ponpes Serambi Mekkah sepanjang lk 1,5 km, merupakan aset daerah belum diserahkan Balai Jalan Provinsi.
Hal tersebut diungkapkan Widia Kusuma pada Minangsatu. com, Selasa (29/11/2022) petang, diruang kerjanya. Menurut Widia, jika jalan tersebut sudah menjadi aset daerah otomatis kita dari PUPR sudah bisa persiapkan anggaran pemeliharaan atau perbaikan.
Jadi, untuk jalan H.Agus Salim kita menunggu penyerahan aset supaya kita bisa melakukan kapasitas peningkatan jalan ini. Termasuk rencana menurunkan/malevel jalan berada dibawah play over Simpang Lapan karena disini kerap terjadi musibah kecelakaan.
"Mudah mudahan jelang 2024, jalan ini telah serahterima dari Balai Jalan ke Pemko Padang Panjang," sebut Widia yang telah tiga kali menerima perpanjangan Plt. Kadis PUPR.
Sementara ditempat terpisah Kabid Aset DPKAD Kota Padang Panjang, Istifot, membenarkan jika jalan H Agus Salim belum diserahterimakan dari Balai Jalan Provinsi.
"Ini, sewaktu jalan Busur-Kacang Kayu diserahterimakan. Jalan Agus Salim tertinggal," sebut Istofet. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
WAWAKO ALLEX SAPUTRA TUTUP FESTIVAL LITERASI.
-
CERPEN KARYA PENULIS MUDA PADANG PANJANG, NAURA, DILUNCURKAN.
-
FESTIVAL LITERASI IV, CIPTAKAN PELUANG EKONOMI BAGI UMKM
-
FESTIVAL LITERASI IV RESMI DIBUKA, DUA INOVASI DILUNCURKAN
-
PEDULI KARHUTLA, PARTAI DEMOKRAT GELAR PROGRAM BAGI MASKER GRATIS DAN DONOR DARAH
-
KEADILAN INSTAN: DIBALIK SERUAN “NO VIRAL NO JUSTICE”
-
DUA KEMENANGAN KABAU SIRAH, SAATNYA MERAJUT KEMBALI KEPERCAYAAN YANG SEMPAT RETAK
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL