HOME BIROKRASI KOTA PAYAKUMBUH
- Senin, 26 Oktober 2020
Webinar Unand; Wako Riza Falepi Beberkan SPBE Payakumbuh
Payakumbuh (Minangsatu) - Jurusan ilmu politik Universitas Andalas (Unand), Senin (26/10), menggelar Webinar Series bertemakan "Dinamika Politik Lokal Sumatera Barat", melalui Video Conference (Vidcon) via aplikasi Zoom, yang mengulas Reformasi Birokrasi dan Pemanfaatan E-Government di Sumatera Barat.
Dalam webinar ini, didapuk sebagai narasumber Walikota Payakumbuh Riza Falepi, Wali kota Padang Panjang Fadly Amran, Akademisi Unand Syaiful dan Asrinaldi. Sedangkan moderator dalam webinar ini adalah Staf Pengajar Ilpol Unand yang juga mengajar di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Dedi Rahmadi.
Di Payakumbuh, Wali Kota Riza dalam mengikuti webinar ini didampingi Kabag Protokoler Nalfira, Labid E-Gov Armein Busra dan Kabid Humas Hermanto, bertempat di di Ruang Pertemuan Randang Lantai II Balai Kota Payakumbuh.
Wali Kota Riza Falepi dalam paparannya menyampaikan tentang bagaimana pelaksanaan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) di Kota Payakumbuh.
Berlatarbelakang S2 teknik dan Manajemen Industri Institut Teknologi Bandung, Riza Falepi telah menjalankan sistem pemerintahan berbasis elektronik dengan dasar kebijakan Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2018 tentang penyelenggaraan pemerintahan yang pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada pengguna SPBE.
Selain ada Perpres, Pemko Payakumbuh juga memiliki Peraturan daerah (Perda) Kota Payakumbuh nomor 1 tahun 2018 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah Kota Payakumbuh tahun 2017 sampai 2020, Peraturan daerah Kota Payakumbuh nomor 3 tahun 2019 tentang penyelenggaraan sistem pemerintahan berbasis elektronik.
"Master plan e-government Kota Payakumbuh kaya fungsi, minim struktur. Berbeda dengan kriteria capaian indeks SPBE karena pertimbangan biaya versus pemborosan, kita ingin pengembangan IT dengan anggaran se minim mungkin, jadi gak tabazzir," kata Riza.
Riza juga menyampaikan untuk menerapkan SPBE maka perlu pengembangan infrastruktur seperti pengelolaan jaringan internet dan harus sudah terintegrasi bagi seluruh perangkat daerah yang ada di Kota Payakumbuh.
Tersedianya CCTV jalan raya, terintegrasinya pengelolaan mesin absensi pegawai seluruh perangkat daerah, tersedianya server aplikasi dan server penyimpanan yang memadai dan penggunaan cloud kemenkominfo untuk back up.
"Aplikasi dan sistem informasi di Kota Payakumbuh dilakukan secara in-house oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Payakumbuh. Pembangunan dilaksanakan dengan tahap analisa antara dinas terkait dengan diskominfo kita," jelasnya.
Kemudian ada juga aplikasi dan sistem informasi yang ada di Kota Payakumbuh, in-house development ada 16 aplikasi, sementara untuk aplikasi pemerintahan pusat dan pengembang eksternal sebanyak 27 aplikasi, dan untuk Website ada sebanyak 27 website perangkat daerah.
Pemerintah Kota Payakumbuh juga mengembangkan aplikasi untuk layanan internal pemerintahan dan layanan publik.
Untuk layanan internal pemerintahan seperti SIKOPAY (sistem terintegrasi Kota Payakumbuh) ada E-Kinerja sebagai penilaian kerja pegawai Kota Payakumbuh, ada E-SPPD (sistem informasi surat Perintah Perjalanan Dinas), dan SiPrenPYK (Sistem Presensi Kota Payakumbuh).
"Sementara untuk layanan publik ada aplikasi SIPADUKO (sistem informasi Puskesmas Terpadu Kota Payakumbuh), UDAKOPAY (update data Kota Payakumbuh), SAGOPAY (sistem informasi pembayaran PDAM Kota Payakumbuh)," tandasnya.
Di akhir paparannya Riza menyampaikan bagaimana capaian indeks SPBE Kota Payakumbuh, dimana pencapaian itu mengalami kenaikan dari tahun-tahun sebelumnya pada tahun 2018 nilainya 2,29 (Cukup) dan pada tahun 2019 sudah memiliki nilai 2,57 (Cukup).
Editor : sc.astra
Tag :#RizaFalepi #SPBE #Payakumbuh #WebinarUnand
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO PAYAKUMBUH BONGKAR 20 BANGUNAN MELANGGAR
-
PAYAKUMBUH DINOBATKAN SEBAGAI PENYERAH PIUTANG TERBAIK 2026
-
BANTUAN PRESIDEN PRABOWO DISALURKAN KEPADA 30 WARGA PAYAKUMBUH
-
168 WARGA BINAAN LAPAS PAYAKUMBUH TERIMA REMISI, 4 ORANG BEBAS
-
UPACARA PERINGATAN HUT RI KE-81 BERLANGSUNG KHIDMAT DI PAYAKUMBUH
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG