HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Kamis, 20 Oktober 2022
Wawako Asrul Ingatkan Masyarakat Untuk Mengerti Akan Arti Penting Pajak
Pd. Panjang (Minangsatu) - Wakil Wali Kota Padang Panjang, Drs. Asrul, menghimbau masyarakat, terkhusus kalangan pengusaha. Misal, pengusaha rumah makan, restoran dan cafe untuk bisa mengerti akan pentingnya pajak.
Hal tersebut diungkapkan Asrul, Kamis (20/10/2022) siang, saat melakukan pertemuan dengan Tim Pajak Daerah yang turut dihadiri Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Dr. Winarno, M.E, perwakilan Kejaksaan, dan perwakilan Polres bertempat di Cafe Teras Kartini.
“Sekarang kita sengaja berkumpul dengan Tim Pajak Daerah, bagaimana kita berupaya memberikan semacam pengertian akan arti penting pajak ke masyarakat atau pedagang jika pajak wajib dibayarkan. Karena, pajak memiliki peran penting dalam memajukan pembangunan di kota ini,” terang Asrul.
“Dalam pemungutan pajak, ada beberapa solusi yang diberikan agar tidak terjadi masalah terkait pajak. Salah satunya menerapkan sistem bill. Misalkan harga Rp10.000, kita kenakan kepada pembeli dengan harga Rp10.500. Lalu yg berikutnya, berapa jumlah pengenaan pajak disisihkan,” tambah Asrul. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
NY. MARIA FERONIKA HENDRI PIMPIN PMI PADANG PANJANG GANTIKAN HERKI TONI
-
TRADISI BUKA RAMADAN DI MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
BAZNAS SALURKAN RP545 JUTA ZAKAT PROGRAM PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN EKONOMI MUSTAHIK
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL