HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Kamis, 7 April 2022
Warga Tanah Hitam Hadirkan Lapak Pabukoan Lembuti Badunsanak
Pd. Panjang (Minangsatu) - Warga Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat Kota Padang Panjang, mulai awal Ramadhan turut ramaikan Pasa Pabukoan di wilayah meteka. Dengan mengusung motto Lapak Pabukoan Lembuti Badunsanak, puluhan warga jajakan aneka macam kuliner pabukoan.
Beberapa penganan pabukoan di Lapak Pabukoan Lembuti Badunsanak, antaranya es rumput laut, bubur kacang hijau, bubur kampiun dan makanan lainnya. Harganya pun sangat terjangkau. Rata-rata Rp 5.000. Gorengan Rp 1.000.
"Lapak Pabukoan Lembuti Badunsanak ini, diinisiasi berbagai unsur di Tanah Hitam. Di antaranya LPM, FKPM, Karang Taruna dan PKK," ujar Lurah Tanah Hitam, Wetrika, S. Sos.
Atas nama jajaran Kelurahan, pihaknya mendukung didirikannya sentra jajanan tersebut. Karena, mampu jadi daya dorong di sektor ekonomi. Terutama mereka yang bergerak di usaha kuliner (makanan).
"Dengan adanya Lapak Pabukoan Lembuti, hendaknya berdampak positif bagi warga di Tanah Hitam. Saya himbau, mari berbelanja takjil di Lapak Pabukoan Lembuti," ujar Wetriko.
Sementara Ketua Karang Taruna Tanah Hitam, Fiko Alyando, SH menjelaskan, selain untuk meningkatkan ekonomi warga Tanah Hitam, lapak ini juga dapat meningkatkan keharmonisan silaturahmi sesama warga Tanah Hitam.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
NY. MARIA FERONIKA HENDRI PIMPIN PMI PADANG PANJANG GANTIKAN HERKI TONI
-
TRADISI BUKA RAMADAN DI MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
BAZNAS SALURKAN RP545 JUTA ZAKAT PROGRAM PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN EKONOMI MUSTAHIK
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL