HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Sabtu, 6 Desember 2025
Warga Tanah Datar Ditampung Di Tenda Pengungsian Padang Panjang Tanpa Perbedaan
Warga Tanah Datar Ditampung di Tenda Pengungsian Padang Panjang Tanpa Perbedaan
Pd.Panjang (Minangsatu) - Meski miliki KTP Tanah Datar, Pemko Padang Panjang tetap memberikan pelayanan yang sama terhadap warga terdampak bencana pada peristiwa Galodo besar melanda jembatan kembar pekan lalu. Artinya, pihak Pemko Padang Panjang tidak membeda bedakan dalam penyaluran bantuan maupun pelayanan kesehatan ketika mereka berada dipengungsian.
Hal tersebut dirasakan, Ratnawati (32) yang miliki KTP Tanah Datar. Ia mengaku, sangat menemukan ketenangan sejak tiba di pos pengungsian Kantor Lurah Silaing Bawah, Kota Padang Panjang. “Kami seperti satu keluarga sejak berada di pengungsian ini,” ujarnya dengan suara lirih, Rabu (3/11/2025) kemaren.
Pada saat ini, Ratnawati berada di pengungsian Silaing Bawah bersama empat anak perempuannya yang masih belia. Kesedihannya sangat terobati, karena tingginya dukunganPemko Padang Panjang ditambah rasa kebersamaan dengan keluarga pengungsi lainnya, yang sama sama amengalami musibah serupa.
Rumah baru yang enam bulan baru mereka tempati, hancur diterjang galodo Jembatan Kembar. Bahkan, suami dan kakak ipar Ratna, ikut tersapu material lumpur dan bebatuan, dan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Ini bukan pilu pertama bagi Ratnawati. Sebelumnya, pada bencana galodo 11 Mei 2024, rumah mereka yang berada dekat aliran sungai Gunung Singgalang luluh lantak.
Mereka kemudian pindah ke seberang, dibangunkan rumah oleh Polres Padang Panjang dan aksi solidaritas Pariaman Laweh (Aspila).Namun cuaca ekstrem lebih dari dua pekan terakhir, hujan tanpa henti dan angin kencang kembali meruntuhkan tempat berteduh itu.
Kini Ratnawati dan keluarganya menumpang harapan baru di pengungsian Silaing Bawah.“Terima kasih kepada Pemko Padang Panjang. Karena, kami telah dilayani dengan sangat baik,” ungkapnya, tampak mulai sedikit lebih kuat dari hari-hari sebelumnya.
Lurah Silaing Bawah, Yohanes Alatumahu menuturkan, pelayanan diberikan tanpa membedakan asal domisili.“Di penampungan di beberapa titik di Silaing Bawah, sebelumnya ada 199 jiwa warga Tanah Datar yang tinggal dekat Air Mancur, Lembah Anai, Sangkua, dan Singgalang. Semuanya kita layani dengan maksimal,” ujarnya.
Para pengungsi, sebutnya, mendapatkan makanan dan minuman tiga kali sehari, snack, susu untuk anak-anak, serta kebutuhan dasar lainnya.
Pemko Padang Panjang, jelasnya, tidak hanya hadir untuk warganya sendiri, tetapi juga untuk saudara-saudara dari daerah tetangga yang terdampak bencana, tukuk Johan.
Sementara Kadinsos, Winarno, juga menambahkan, terhadap pengungsi kita dari Pemko tidak ada membuat perbedaan, semua sama sama kita layani, baik dari segi konsumsi maupun kesehatan, terangnya. (Asril Dt Pangulu Batuah).
Editor : melatisan
Tag :Warga Tanah Datar, Tenda Pengungsian, Silaing bawah
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
ANEKA KREASI PELAJAR WARNAI PAWAI ALEGORIS HUT RI
-
DRUMBAND PABASKO MERIAHKAN PAWAI ALEGORIS KOTA PADANG PANJANG
-
PAWAI ALEGORIS HUT RI KE-81, DINAS PPKBPPPA RAIH JUARA PERTAMA
-
RIBUAN WARGA PADATI PAWAI ALEGORIS& HIDUPKAN EKONOMI PEDAGANG DI PASAR PUSAT PADANG PANJANG
-
MERIAHKAN HUT RI, PMI PADANG PANJANG GELAR DONOR DARAH
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG