HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Jumat, 24 Maret 2023
Warga Padang Panjang Dan Hinterland Serbu Pusat Penjualan Kuliner Babuko
Pd. Panjang (Minangsatu) - Setengah jam menjelang masuk waktu buka puasa, pusat penjualan aneka kuliner tradisional pada sejumlah lokasi di Kota Padang Panjang, Kamis (23/3/2023) petang kemaren, menjadi pusat kunjungan warga.
Tidak hanya didatangi warga setempat, termasuk warga dari wilayah hinterland Batipuh X Koto.
Menurut etek Rani, 53, penjual makanan tradisional tumang, dibanding bulan puasa tahun lalu, sepertinya awal Ramadan tahun ini animo warga berbelanja pabukoan cukup tinggi. Mungkin, tahun lalu warga masih dihantui persoalan Covid-19.
"Alhamdulillah, omset penjualan hari pertama Ramadan cukup lumayan, dan mudah mudahan terus neningkat pada hari hari berikut," ujarnya.
Sementara, Dodi, 42, salah seorang warga perantau Padang Panjang Barat disela sela kegiatan belanja pabukoan mengatakan, ia memilih belanja di pusat pasar kuliner lantaran ingin mencari makanan pabukoan dimasa kecil, seperti tumang, koten dan santok kundua.
"Selama dirantau, saya tak pernah menemukan makanan tradisional daerah kita yang begitu lezat dan jauh dari bahan pengawet," tuturnya. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEDULI KARHUTLA, PARTAI DEMOKRAT GELAR PROGRAM BAGI MASKER GRATIS DAN DONOR DARAH
-
MASYARAKAT DAPAT LEBIH NYAMAN BERAKTIVITAS, PLN UID SUMBAR DAN PEMKO PADANG PANJANG SATUKAN STRATEGI
-
WAKO HENDRI ARNIS DAN IRMAN GUSMAN LUNCURKAN PROGRAM TITAH WALI KOTA
-
MAJESTIC KOI FARM BATAM BORONG GELAR GRAND CHAMPION KOI SHOW SUMBAR 2026
-
RIBUAN ALUMNI SMP N.2 IKUTI JALAN SEHAT. SOSOK IMRAL MULAI DI GADANG GADANG
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU