HOME BIROKRASI KOTA PADANG PANJANG
- Rabu, 10 Juni 2026
Wali Kota Hendri Arnis Tinjau Huntap Korban Galodo
Wali Kota Hendri Arnis Tinjau Huntap Korban Galodo
Pd.Panjang (Minangsatu) - Setelah berbulan-bulan tinggal di rumah kontrakan pascabencana galodo, kini pasutri Putri Ayu dan Andre Septia mulai tampak lega. Pasalnya, pembangunan hunian tetap (huntap)mereka hampir rampung. Bahkan, Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyempatkan diri berkunjung kelokasi huntap di Kelurahan Silaing Bawah, Selasa (8/6/2026) kemaren.
Di tengah cuaca yang diguyur hujan, Putri tetap menanti kedatangan Wali Kota dengan penuh rasa syukur. Baginya, bangunan yang kini berdiri kokoh tersebut bukan sekadar rumah baru, melainkan simbol kebangkitan keluarga setelah melewati masa-masa sulit akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat pada akhir November 2025 lalu.
Sebelum musibah terjadi, Putri dan suaminya bersama dua orang anak tinggal di kawasan Jembatan Kembar. Bencana yang datang tiba-tiba tidak hanya menghancurkan tempat tinggal mereka, tetapi juga merenggut kedua orang tua Putri.
Sejak saat itu, keluarga tersebut harus tinggal di rumah kontrakan dengan biaya sewa yang dibantu Pemerintah Kota Padang Panjang sembari menunggu proses pembangunan rumah permanen.
Harapan untuk kembali memiliki rumah mulai terwujud setelah peletakan batu pertama pembangunan huntap dilakukan pada 30 April 2026 oleh Sekretaris Utama BNPB, Rustian bersama Wako Hendri. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang dilaksanakan BNPB bersama Pemerintah.
Saat ini, pembangunan rumah tipe 36 tersebut telah mencapai sekitar 90 persen. Struktur bangunan utama telah selesai, sementara beberapa pekerjaan penyempurnaan seperti pemasangan keramik dan plafon masih dalam proses pengerjaan.
Pembangunan huntap percontohan itu didukung dana BNPB sebesar Rp60 juta. Sementara Pemerintah Kota turut membantu penyempurnaan bangunan agar lebih nyaman dihuni.
Dalam kunjungannya, Hendri Arnis berdialog langsung dengan Putri dan Andre untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan rumah dapat segera ditempati.
Bagi keluarga penerima manfaat, kehadiran huntap tersebut menjadi titik awal untuk kembali menata kehidupan setelah kehilangan yang mereka alami akibat bencana.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan BNPB yang terus membantu kami sejak awal hingga saat ini. Semoga rumah ini segera selesai dan bisa kami tempati bersama anak-anak,” ujar Putri.
Senada dengan itu, Andre Septia mengaku perhatian dan pendampingan pemerintah sejak masa tanggap darurat hingga proses pembangunan rumah memberikan semangat bagi keluarganya untuk bangkit.
Sementara itu, Wako Hendri berharap rumah yang dibangun dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman dan membawa kehidupan yang lebih baik bagi keluarga penerima manfaat.
“Rumah ini harus disyukuri dan dirawat dengan baik. Semoga menjadi tempat yang membawa ketenangan, kenyamanan, dan kebahagiaan bagi keluarga,” pesannya.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Plt Kepala BPBD Kesbangpol Dian Eka Purnama, beserta jajaran terkait lainnya. (Asril Dt Pangulu Batuah).
Editor : melatisan
Tag :Wali Kota, Hendri Arnis, Tinjau Huntap, Korban Galodo
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
WAWAKO ALLEX ULAS KEUNGGULAN PAPAGO DI HADAPAN KI SUMBAR
-
BRI SIAP BERSINERGI DENGAN PEMKO PADANG PANJANG, DUKUNG UMKM.
-
PEMKO PADANG PANJANG PERCEPAT PENGUSULAN TORA, LAHAN SUNGAI ANDOK
-
KADIS PUPR, WITA DESI SUSANTI, ST, BANGUNAN SPORT HALL TAK ADA DI MASTER PLAN ISLAMIC CENTRE.
-
WALI KOTA DAN KETUA TP-PKK PADANG PANJANG RAIH PENGHARGAAN ILMA 2026
-
SEMEN PADANG FC DAN BAN KAPTEN: KETIKA PENGALAMAN SAJA TAK CUKUP, KABAU SIRAH BUTUH JIWA YANG MENGIKAT
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI