HOME BIROKRASI KOTA PADANG PANJANG
- Sabtu, 16 Agustus 2025
Wako Hendri Arnis Dan Forkopimda Bagikan 800 Bendera Di Tengah Hujan
Wako Hendri Arnis dan Forkopimda Bagikan 800 Bendera di Tengah Hujan
Pd.Panjang (Minangsatu) - Hujan deras yang mengguyur Kota Padang Panjang, Jumat (15/8/2025) kemaren, tak menyurutkan langkah Wali Kota Hendri Arnis untuk turun langsung ke jalan membagikan bendera Merah Putih kepada masyarakat.
Bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ia menyerahkan sekitar 700 bendera kepada warga dan pengendara di Simpang PDAM.
Tanpa jas hujan maupun payung, Hendri tampak menyapa satu per satu warga dengan senyum hangat. Warga yang menerima bendera menggenggamnya erat, seolah ikut merasakan semangat kemerdekaan yang dibawa langsung oleh pemimpin kotanya.
"Hujan bukan alasan untuk tidak merayakan kemerdekaan. Justru ini menguatkan pesan bahwa semangat kita tidak akan surut oleh keadaan. Merah Putih adalah simbol persatuan, dan kita ingin semua warga merasakannya," ujar Hendri.
Ratusan bendera yang dibagikan merupakan hasil sumbangan instansi vertikal, organisasi perangkat daerah (OPD), BUMN, dan BUMD se-Padang Panjang. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.(Asril Dt Pangulu Batuah).
Editor : melatisan
Tag :#Bagikan Bendera
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO PADANG PANJANG DAN NINIAK MAMAK PERKUAT SINERGI PEMANFAATAN TANAH ULAYAT.
-
PASCA APBD 2027 DI SYAHKAN, WAKO HENDRI LANTIK 33 PEJABAT ESELON II.
-
WAKO HENDRI AJAK RELAWAN DAMKAR UTAMAKAN PENCEGAHAN DAN KESELAMATAN
-
DI HSP KE-98, WAKO HENDRI AJAK PEMUDA PADANG PANJANG PERKUAT KARAKTER.
-
DPRD DAN PEMKO SEPAKATI RANPERDA APBD 2027 SERTA KOTA LAYAK ANAK
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU