HOME PENDIDIKAN KOTA PADANG PANJANG
- Rabu, 27 Oktober 2021
Wako Fadly: Generasi Muda Perlu Tanamkan Kebiasaan Membaca Dan Pahami Bahasa
Padang Panjang (Minangsatu) - Wali Kota, Fadly Amran, berpesan agar generasi muda dapat mengasah kemampuan bahasa sejak usia dini. Setidaknya, generasi muda pahami tiga bahasa yang didapat dengan kebiasaan membaca.
Jika sekarang anak muda tidak bisa menguasai berbagai bahasa, saya rasa sangat tertinggal. Karena anak-anak sekarang setidaknya harus mempunyai skill untuk memahami tiga bahasa yang diperoleh melalui kebiasaan membaca sejak dini, ungkap Fadly saat membuka kegiatan peringatan Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda di Aula SMP Hikmah Padang Panjang, Rabu (27/10/21).
"Saya berharap, semoga cita-cita bangsa melalui Sumpah Pemuda betul-betul bisa diemban bersama. Anak-anak muda, generasi Z, generasi milenial, siapapun dari lintas sosial, lintas profesi, lintas agama, lintas apapun, pokoknya masyarakat Indonesia harus bisa berkontribusi untuk perkembangan bangsa," tambah Fadly.
Sementara, dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP selaku Bunda Literasi Kota, juga berpesan kepada generasi muda untuk menjadikan aktifitas membaca dan menulis sebagai suatu kebiasaan dan hobi.
“Literasi bukan hanya baca tulis. Tetapi, literasi adalah kemampuan kita untuk mengenal sesuatu. Ada berbagai macam literasi, seperti literasi media. Mari kita warnai bulan literasi dengan berbagai kegiatan yang menambah literasi di lingkungan kita,” ujarnya.
Editor : ranof
Tag :#literasi#pemuda#padang panjang#Sumbar#
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
9.000 PELAJAR PADANG PANJANG IKUTI PESANTREN RAMADAN 1447 H
-
PEMKO DAN KEJARI PADANG PANJANG PERKUAT SINERGI HUKUM LEWAT PROGRAM JAKSA SAHABAT GURU
-
KOTA PADANG PANJANG PERINGKAT 2 NASIONAL TINGKAT KEGEMARAN MEMBACA
-
DUA SISWI SMAN 1 PADANG PANJANG RAIH MEDALI PERUNGGU DI AJANG ISC MALAYSIA
-
SAMBUT RAMADAN 1447 H, PERGURUAN ISLAM JUARA GELAR PAWAI TAARUF
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN