HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Jumat, 4 November 2022
Wako Fadly Bertemu Menkes Budi Gunadi Bicarakan Pengembangan Pelayanan RSUD
Pd. Panjang (Minangsatu) - Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran, Jumat (4/11/2022) siang, ber_audiensi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin bertempat di_ gedung dr. Adhiyatma, MPH Kemenkes Jakarta. Pertemuan Menkes dengan Wako Fadly ini, difasilitasi anggota DPR RI Suir Syam.
Di kesempatan itu, Wako Fadly kepada Menkes membicarakan perihal upaya pengembangan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padang Panjang. Termasuk memfasilitasi Dana Alokasi Khusus (DAK), atau dana tambahan lainnya untuk pengembangan pembangunan RSUD.
"Saat ini, masih dibutuhkan beberapa bangunan tambahan di RSUD. Misal, gedung Instalasi Bedah Sentral, dan Gedung Instalasi Diagnostik Terpadu," ungkap Fadly.
Sementara Menkes Budi Gunadi Sadikin dikesempatan itu, cukup memahami keterbatasan anggaran dari APBD Padang Panjang, sebagai kota kecil di Sumatera Barat. Namun demikian, dirinya menekankan agar lebih memprioritaskan fasilitas terhadap tindakan terhadap penyakit penyebab kematian.
"Terutama penyakit jantung, stroke, dan kanker," pesan Menkes. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KEJARI GELAR BAZAR RAMADAN, SEDIAKAN SEMBAKO MURAH
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
NY. MARIA FERONIKA HENDRI PIMPIN PMI PADANG PANJANG GANTIKAN HERKI TONI
-
TRADISI BUKA RAMADAN DI MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL