HOME SOSIAL BUDAYA KOTA SOLOK
- Senin, 15 Maret 2021
Wakil Walikota Solok Canangkan Bulan Bhakti Dasawisma Kota Solok Tahun 2021
Solok (Minangsatu) - Pencanangan Bulan Bhakti Dasawisma tahun 2021 di Kota Solok di tandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra di Balairung 99 Rumah Dinas Walikota Solok, Senin (15/3/21).
Pencanangan itu disaksikan Ketua TP PKK Kota Solok Ny.Hj.Zulmiyetti Zul Elfian, Wakil Ketua TP PKK Kota Solok Ny.Dona Ramadhani, Ketua DW Kota Solok Ny.Rida Syaiful, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Solok Ardinal, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Solok Delfianto, Kepala Baznas Kota Solok Zaini, beserta beberapa pengurus TP PKK Kota Solok.
Ketua TP PKK Kota Solok Ny.Hj.Zulmiyetti Zul Elfian sambutannya mengatakan, Bulan Bhakti Dasawisma ini bertujuan untuk memberdayakan dan mengaktifkan lagi seluruh dasawisma-dasawisma yang ada di Kota Solok.
"Saat ini terdapat sebanyak 516 (Lima Ratus Enam Belas) dasawisma yang tersebar di Kota Solok. Namun, belum semua yang aktif bergerak. Dikarenakan saat ini masih dalam keadaan pandemi Covid-19, semoga tahun ini bisa berjalan maksimal dan berfungsi kembali seluruh dasawisma di Kota Solok," sebut Ny.Zulmiyetti.
Dasawisma, diharapkan dapat memberdayakan pekarangan masing-masing untuk membentuk ekonomi keluarga lebih baik. "Hijaukan pekarangan guna bernilai ekonomis," tukuk Ny.Zulmiyetti.
Bulan Bhakti Dasawisma Kota Solok Tahun 2021 mengangkat tema 'Melalui Bulan Bakti Daswisma Kita Efektifkan Penerapan Protokol Kesehatan Serta Pemanfaatan Pekarangan Dengan Hatinya PKK Di Dasawisma'.
Wakil Walikota Solok Ramadhani mengatakan, apabila setiap kelompok dasawisma di kelurahan dapat diberdayakan bersama dengan pemerintah, kami meyakini kualitas kehidupan masyarakat dapat meningkat.
Hal ini dikarenakan, program-program yang dilaksanakan oleh kelompok dasawisma betul-betul menyentuh kehidupan masyarakat, serta dapat meminimalisir permasalahan sosial yang terjadi di tengah masyarakat seperti perceraian, pergaulan bebas dan lain-lainnya.
Dasawisma memiliki tanggungjawab dalam melaksanakan 10 program pokok PKK di daerah. "Apabila kader dasawisma betul-betul menghayati dan melaksanakan tugas dengan baik, setidaknya mereka dapat membina 10 sampai 20 KK per dasawisma," sebutnya.
Untuk pelaksanaan sosial kemasyarakatan, agama dan budaya inilah, sangat dibutuhkan peran PKK dan dasawisma dalam membantu tugas pemerintah.
Wakil Walikota mengajak kaum ibu yang bergabung dengan PKK di seluruh Kota Solok, untuk dapat bergotong royong membantu pemerintah guna meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan, karena PKK dan kelompok dasawisma merupakan motor penggerak dan ujung tombak dari gerakan PKK dan berperan aktif dalam membudayakan hidup sehat.
PKK dan dasawisma sangat penting. Tanpa keduanya, pemerintah tidak bisa apa-apa. Bagi pemerintah daerah, PKK dan Dasawisma merupakan mitra kerja, yang berkaitan langsung dengan hidup serta kehidupan masyarakat.
"Pencanangan Bulan Bhakti Dasawisma ini mempunyai makna dan peranan strategis untuk menjadikan dasawisma sebagai motor penggerak pencapaian program pokok PKK. Melalui pencanangan ini, kita berharap Dasawisma dapat terus meningkatkan perannya membantu program pemerintah, terutama dalam peningkatan kesejahteraan keluarga dan pemberdayaan masyarakat," ujar Ramadhani.*
Editor : Benk123
Tag :#kotasolok
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GELAR OL, PULUHAN WARTAWAN BERSAMA DISKOMINFO KOTA SOLOK SAMBANGI PWI RIAU
-
JURUS LELUHUR MEMUKAU LAPANGAN MERDEKA, SILEK TUO UNJUK PESONA DI RSBG 2026
-
IVENT RANG SOLOK BARALEK GADANG 2026 DIUNDUR
-
SRIKANDI PLN DUKUNG KELOMPOK USAHA MENTARI SARANG BALAM PERKUAT PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI SOLOK
-
BARISAN PAAWAI PERINGATAN HUT KE 81 RI DI KOTA SOLOK SEDOT PERHATIAN RIBUAN MASYARAKAT
-
KEADILAN INSTAN: DIBALIK SERUAN “NO VIRAL NO JUSTICE”
-
DUA KEMENANGAN KABAU SIRAH, SAATNYA MERAJUT KEMBALI KEPERCAYAAN YANG SEMPAT RETAK
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL