HOME PENDIDIKAN KOTA PADANG

  • Sabtu, 19 September 2026

Wakil Ketua DPRD Padang Kritik Keterlambatan Disdik Umumkan Kebijakan PJJ Di Tengah Kabut Asap

Wakil Ketua DPRD Padang Kritik Keterlambatan Disdik Umumkan Kebijakan PJJ di Tengah Kabut Asap

Padang (Minangsatu) Kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diambil Pemerintah Kota Padang akibat dampak kabut asap mendapat sorotan. Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, menilai Dinas Pendidikan (Disdik) setempat agak lambat dalam menetapkan dan mengumumkan kebijakan tersebut pada Jumat (18/9/2026).

Merujuk pemberitaan Langgam.id, Mastilizal Aye mengungkapkan bahwa pengumuman PJJ yang dikeluarkan pada Rabu (16/9/2026) lalu menyisakan masalah di lapangan. Akibat informasi yang dinilai mepet dan lambat, banyak guru dan murid yang sudah telanjur sampai di sekolah sebelum akhirnya mengetahui bahwa aktivitas belajar tatap muka ditiadakan.

Pria yang akrab disapa Aye ini menjelaskan, kebijakan PJJ seharusnya diputuskan secara cepat berdasarkan pantauan berkala kualitas udara di Kota Padang. Bahkan, dalam sidang paripurna beberapa waktu lalu, para anggota DPRD Kota Padang telah menyoroti kondisi ini dan mendorong agar PJJ segera dilaksanakan demi kesehatan siswa.

“Ketika dinas mengambil sikap (terlambat) seperti itu, tentu ada dampaknya. Anak-anak sudah terlanjur sampai di sekolah. Pedagang kaki lima sudah bersiap jualan, bahkan penyedia Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) mungkin sudah memasak untuk siang hari. Hal-hal seperti ini yang harus menjadi perhatian dinas. Langkah PJJ-nya sudah bagus, namun waktu pengumumannya kemarin yang agak bermasalah,” ujar Aye.

Memanfaatkan waktu tenggang yang ada saat ini, Aye meminta Disdik segera melakukan evaluasi menyeluruh terkait mekanisme penerapan PJJ agar kendala serupa tidak terulang kembali.

Soroti Peran Orang Tua dan Dorong Edukasi Kesehatan

Di sisi lain, Aye menegaskan bahwa keberhasilan PJJ membutuhkan kepatuhan dari semua pihak, terutama orang tua murid. Ia menyayangkan masih banyaknya anak usia sekolah yang justru berkeliaran di luar rumah selama masa PJJ berlangsung.

“Masih ada kelalaian dari sisi orang tua. Tentu Disdik tidak bisa mengawasi semuanya sendirian, karena begitu anak berada di rumah, itu sudah menjadi kewenangan dan tanggung jawab orang tua,” tuturnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan bahaya kabut asap dan membiarkan anak-anak bermain di luar. Untuk itu, Aye mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang agar lebih gencar melakukan sosialisasi dan edukasi, mengingat masih banyak warga yang enggan menggunakan masker.

“Edukasi harus ditingkatkan. Kualitas udara kita sudah berada di ambang batas tidak sehat. Dampak buruknya harus dijelaskan secara gamblang kepada masyarakat luas agar semua pihak paham dan sadar dengan kondisi darurat yang kita hadapi saat ini,” pungkas Aye.


Wartawan : Redaksi
Editor : melatisan

Tag :Wakil Ketua DPRD Padang, Kritik, Keterlambatan, Disdik, Umumkan ,Kebijakan PJJ, di Tengah Kabut Asap

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com