HOME SOSIAL BUDAYA KOTA SOLOK
- Senin, 1 Oktober 2018
Wakil Ketua Baznas Kota Solok Diganti, Wawako Reinier Lantik Awaludin
KOTA SOLOK (Minangsatu) - Wakil ketua bidang Administrasi, Sumber Daya Manusia dan Umum Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Solok periode 2017-2021 diganti. Pergantian jabatan pengurus Baznas itu ditandai dengan pelantikan dan pengukuhan Awaludin. SPd.I oleh Wakil Walikota Solok Reinier, Senin (1/10) di ruang kerja Wawako setenpat.
Penggantian wakil pimpinan Baznas yang sebelumnya dipegang Muslim Imam kepada Awaludin, menyusul adanya aturan yang melarang seorang pegawai Negri Sipil (PNS) menjabat sebagai unsur pimpinan Baznas di daerah.
Sejalan, Wawako Reinier juga mengukuhkan Hj. Darmiati yang bergeser dari jabatan Wakil Ketua ADM, SDM dan Umum sebagai Wakil Ketua Bidang Perencanaan keuangan dan pelaporan.
Pelantikan yang dilangsungkan secara sederhana berlangsung dihadapan Kakan Kemenag kota Solok Burhanudin Chatib, Ketua Baznas kota Solok AKBP (Purn) Zaini, Kabag Kesra Heppy Darmawan, Kabag Humas Nurzal Gustim dan sejumlah undangan lainnya.
Dalam amanatnya, Wakil Walikota Solok mengatakan, Baznas sangat berperan penting dalam membantu masyarakat yang terhimpit beban ekonomi. Setiap individu dilindungi dari bahaya kemiskinan, kelaparan ketidak mampuan membiayai pendidikan, pengobatan dan tempat tinggal yang layak."Oleh sebab itu, Baznas kota solok di tuntut bekerja secara maksimal memberikan jaminan perlindungan dan pemberdayaan terhadap fakir miskin dan mustahiq lainnya melalui pengelolaan zakat yang baik," sebut Reinier.
Kinerja Baznas kota solok, lanjut Reinier, terletak pada kesungguhan dan niat yang ikhlas dalam mengelola aliran zakat yang ada. Terlebih lagi, kota Solok memiliki potensi zakat yang cukup tinggi namun belum tergarap secara maksimal.
Hal itu merupakan sebuah tugas berat yang harus diemban oleh Baznas kota Solok. Perlu usaha dan kerja keras dalam membentuk dan menumbuhkan kesadaran wajib zakat untuk menunaikan kewajibannya, dan itu bukan perkara mudah."Perlu usaha dan kerja keras merangkul kalangan wajib zakat untuk mau menunaikan zakatnya, sebab masih banyak diantara masyarakat kita yang mampu namun belum sadar dengan tanggungjawab dan kewajibannya," sebut Reinier.
Pemberian pemahaman kepada masyarakat terkait kewajiban berzakat bagi yang memiliki kelebihan harta perlu terus dilakukan. Baik melalui sosialisasi dan pendekatan persuasif hingga di mimbar-mimbar dakwah."Kalaulah seluruh masyarakat yang mampu dan memiliki kelebihan harta sadar akan kewajibannya menunaikan zakat, maka kita yakin, kemiskinan akan bisa diatasi di kota Solok," tutu Reinier.
( Garnadi)
Editor :
Tag :#Baznas Kota Solok
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GELAR OL, PULUHAN WARTAWAN BERSAMA DISKOMINFO KOTA SOLOK SAMBANGI PWI RIAU
-
JURUS LELUHUR MEMUKAU LAPANGAN MERDEKA, SILEK TUO UNJUK PESONA DI RSBG 2026
-
IVENT RANG SOLOK BARALEK GADANG 2026 DIUNDUR
-
SRIKANDI PLN DUKUNG KELOMPOK USAHA MENTARI SARANG BALAM PERKUAT PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI SOLOK
-
BARISAN PAAWAI PERINGATAN HUT KE 81 RI DI KOTA SOLOK SEDOT PERHATIAN RIBUAN MASYARAKAT
-
KEADILAN INSTAN: DIBALIK SERUAN “NO VIRAL NO JUSTICE”
-
DUA KEMENANGAN KABAU SIRAH, SAATNYA MERAJUT KEMBALI KEPERCAYAAN YANG SEMPAT RETAK
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL