HOME PEMBANGUNAN KABUPATEN DHARMASRAYA
- Selasa, 3 November 2026
Wagub Vasko: Pembangunan Sumbar Harus Merata, Mulai Dari Kota Hingga Wilayah Perbatasan
Wagub Vasko: Pembangunan Sumbar Harus Merata, Mulai dari Kota Hingga Wilayah Perbatasan
Dharmasraya (Minangsatu) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus memperkuat pemerataan pembangunan infrastruktur hingga wilayah perbatasan. Salah satunya diimplementasikan melalui rehabilitasi jalan provinsi ruas Simpang Koto Baru–Tanjung Simalidu di Kabupaten Dharmasraya yang kini telah menuntaskan tahap pengaspalan dan masuk tahap pembangunan bahu jalan.
Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menegaskan pembangunan infrastruktur di Sumbar harus dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali, termasuk mereka yang tinggal di nagari-nagari yang berada jauh dari pusat pemerintahan. Menurutnya, Pemprov Sumbar secara bertahap akan terus mengupayakan perbaikan jalan provinsi yang mengalami kerusakan diseluruh wilayah.
“Jarak bukan alasan untuk membedakan perhatian. Jangan sampai karena berada di ujung provinsi, masyarakat menjadi terabaikan. Mereka juga punya hak untuk menikmati infrastruktur yang layak,” tegas Vasko saat meninjau pengerjaan ruas jalan Simpang Koto Baru–Tanjung Simalidu di Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya. Senin (2/11/2026).
Ia menegaskan, upaya pemerataan pembangunan Pemprov Sumbar tidak hanya menyangkut infrastruktur jalan, tetapi juga mencakup sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, dan berbagai sektor strategis lainnya. Tujuannya agar seluruh wilayah Sumbar dapat tumbuh dan berkembang secara bersama.
Diketahui, rehabilitasi ruas Simpang Koto Baru–Tanjung Simalidu sendiri telah dimulai sejak 13 Agustus 2026 oleh Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar. Pekerjaan tersebut didanai melalui tambahan Transfer ke Daerah (TKD), dengan nilai kontrak sebesar Rp6.997.457.143 (sekitar Rp6,9 miliar) dan masa pelaksanaan 140 hari kalender, serta masa pemeliharaan 180 hari kalender.
Dalam pelaksanaannya, pekerjaan tidak hanya mencakup pengaspalan, tetapi juga pembangunan bahu jalan, perataan badan jalan serta pengerjaan lapis fondasi agregat kelas B dan kelas A untuk memperkuat struktur jalan. Saat ini, tahapan pengaspalan telah tuntas dan mulai masuk tahap pembangunan bahu jalan.
Perbaikan ruas jalan itu pun mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Tokoh masyarakat Dharmasraya, H. Salihin (65), menyebut kondisi ruas jalan tersebut sudah cukup lama mengalami kerusakan dan terakhir mendapat pemeliharaan pada 1992.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Wakil Gubernur dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Akhirnya jalan kami mendapat perhatian dan diperbaiki,” ungkap Salihin.
Dalam peninjauan tersebut, Wagub Sumbar turut didampingi Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, Kepala Dinas BMCKTR Provinsi Sumbar, Armizoprades, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Editor : ranof
Tag :#Rehabilitasi ruas jalan Dharmasraya #Bupati Annisa #Wagub Vasko #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMBANGUNAN WILAYAH ASAM JUJUHAN DIKEBUT. BUPATI ANNISA ALOKASIKAN DANA SENILAI RP 6,7 MILIAR
-
DIBUKA TAHUN 1983, DIASPAL DI ERA BUPATI ANNISA, TOKOH MASYARAKAT TARANTANG UNGKAP RASA SYUKUR
-
RESPON CEPAT BUPATI ANNISA, DUA JEMBATAN LANTAI KAYU DI TIMPEH BERGANTI PLAT BAJA
-
BERKAT KOLABORASI BUPATI ANNISA DENGAN PT X DAREH PENGASPALAN JALAN SUNGAI KILANGAN MULAI DILAKSANAKAN
-
PEMBANGUNAN LAPAK UMKM NAGARI SUNGAI DUO TUNTAS DIKERJAKAN
-
DUA KEMENANGAN KABAU SIRAH, SAATNYA MERAJUT KEMBALI KEPERCAYAAN YANG SEMPAT RETAK
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK