HOME PEMBANGUNAN KABUPATEN DHARMASRAYA
- Kamis, 29 Oktober 2026
Pembangunan Wilayah Asam Jujuhan Dikebut. Bupati Annisa Alokasikan Dana Senilai Rp 6,7 Miliar
Dharmasraya (Minangsatu) – Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, terus mendorong pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di Kecamatan Asam Jujuhan melalui enam kegiatan senilai Rp6,7 miliar pada 2026, saat ini tengah berproses dan ditargetkan selesai paling lambat akhir Desember 2026.
Item kegiatan meliputi pembangunan fasilitas umum di Nagari Alahan Nan Tigo, Lubuk Malintang, berupa toilet dan tempat salat senilai Rp92,7 juta;. Pembangunan kantor dan ruangan tahanan Polsubsektor Asam Jujuhan senilai Rp1,7304 miliar; serta peningkatan Jalan Sinamar-Sungai Limau senilai Rp1 miliar,. Item pekerjaan, meliputi pemasangan batu dan box culvert sepanjang 140 meter, serta pengerasan jalan 500 meter.
Selanjutnya, rehabilitasi Jalan Sungai Limau–Batu Kangkung sepanjang 1.367 meter menelan anggaran Rp1 miliar dari APBD. Peningkatan Jalan Alahan Nan Tigo–Lubuk Besar senilai Rp2,6 miliar dari CSR TKA. Dengan item, pengerasan sepanjang delapan kilometer dan pembangunan rigit beton sepanjang 500 meter. Adapun pembangunan los pasar Nagari Alahan Nan Tigo mendapat anggaran Rp364 Juta dari APBD Kabupaten Dharmasraya.
Pendanaan enam kegiatan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Dharmasraya dan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR), termasuk CSR KUD Sinamar untuk peningkatan Jalan Sinamar/Sungai Limau.
Camat Asam Jujuhan, Mashuri Thaib, dihubungi, Kamis (29/10/20260 menyebut bahwa seluruh kegiatan tersebut tengah berproses dan ditargetkan selesai paling lambat akhir Desember 2026, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Tokoh masyarakat Nagari Alahan Nan Tigo, Johar Alamsyah Dt. Malayu Batuah, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Annisa Suci Ramadhani atas perhatian terhadap pembangunan di Kecamatan Asam Jujuhan.
“Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya atas perhatian terhadap pembangunan di daerah kami. Kami berharap seluruh kegiatan berjalan lancar, selesai sesuai rencana, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Johar.
Menurutnya, pembangunan fasilitas umum, jalan, dan los pasar penting untuk memperlancar akses transportasi, memenuhi kebutuhan publik, serta mendorong perekonomian masyarakat. Ia berharap perhatian terhadap pembangunan Asam Jujuhan terus berlanjut.
Nilai pembangunan tersebut berpotensi lebih besar jika ditambah program peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat (replanting) yang diterima tiga kelompok tani, dengan pembiayaan Rp60 juta per hektare, serta rehabilitasi sekolah yang bersumber dari APBN.
Selain itu menurut keterangan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Zakirman, melalui Kabid Bina Marga WIlly Kurniawan, pada tahun anggaran 2027 telah dianggarkan sebesar Rp8 Miliar untuk peningkatan kapasitas jalan Sinamar- Sungai Limau.
Dengan demikian, selain enam kegiatan senilai Rp10,7 miliar, terdapat dukungan pembiayaan lain dari program perkebunan rakyat dan sektor pendidikan yang turut menunjang pembangunan di Kecamatan Asam Jujuhan.(Syaiful Hanif)
Editor : melatisan
Tag :Asam jujuhan
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DIBUKA TAHUN 1983, DIASPAL DI ERA BUPATI ANNISA, TOKOH MASYARAKAT TARANTANG UNGKAP RASA SYUKUR
-
RESPON CEPAT BUPATI ANNISA, DUA JEMBATAN LANTAI KAYU DI TIMPEH BERGANTI PLAT BAJA
-
BERKAT KOLABORASI BUPATI ANNISA DENGAN PT X DAREH PENGASPALAN JALAN SUNGAI KILANGAN MULAI DILAKSANAKAN
-
PEMBANGUNAN LAPAK UMKM NAGARI SUNGAI DUO TUNTAS DIKERJAKAN
-
DARI SIRTU KE ASPAL, JALAN LAGAN JAYA-SIPANGKUR KINI BERASPAL PENUH
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU