HOME RANCAK PROVINSI SUMATERA BARAT
- Jumat, 3 Oktober 2025
Wagub Vasko, HUT Sumbar Ke-80: Harga Transportasi Udara Pengaruhi Berkurangnya Kunjungan Wisatawan Domestik
Wagub Vasko, HUT Sumbar ke-80: Harga Transportasi Udara Pengaruhi Berkurangnya Kunjungan Wisatawan Domestik
Padang (Minangsatu) - Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memperingati hari jadinya yang ke-80 tahun pada 1 Oktober 2025. Dalam momentum bersejarah ini, Wakil Gubernur (Wagub) Vasko Ruseimy, menekankan pentingnya menjadikan ulang tahun provinsi bukan sekadar seremoni, tetapi refleksi atas capaian dan tantangan ke depan.
Menurut Vasko, Sumbar mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 4,66 persen pada triwulan I 2025. Angka tersebut dinilai sebagai bukti bahwa fondasi ekonomi daerah cukup kuat di tengah tekanan global.
Pemerintah daerah, katanya, terus memprioritaskan sektor pendidikan, kesehatan, UMKM dan ekonomi kreatif, pariwisata berbasis kearifan lokal, serta penguatan infrastruktur untuk memperlancar konektivitas antar wilayah.
Data resmi yang dirilis Pemprov Sumbar menunjukkan sejumlah indikator makro mengalami perbaikan. PDRB atas dasar harga berlaku meningkat dari Rp 83,29 triliun pada 2024 menjadi Rp 88,26 triliun pada 2025.
Tingkat kemiskinan turun dari 5,97 persen menjadi 5,35 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka juga menurun dari 5,79 persen menjadi 5,69 persen. Nilai Tukar Petani (NTP) tercatat naik 6,91 persen.
Sektor perdagangan internasional pun menunjukkan tren positif. Ekspor Sumbar naik 36,96 persen dalam periode Januari hingga Juli 2025 dengan tujuan utama India, Pakistan, dan Bangladesh.
Sementara itu, impor tercatat meningkat 2,98 persen, terutama dari Singapura, Malaysia, dan Brasil. Peningkatan ekspor di sektor pertanian, pertambangan, dan industri pengolahan diharapkan mampu memperkuat struktur ekonomi daerah.
Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi. Salah satunya adalah penurunan kedatangan wisatawan domestik melalui jalur udara sebesar 13,75 persen.
Hal ini berbanding terbalik dengan kunjungan wisatawan mancanegara yang justru tumbuh 29,28 persen. Vasko menilai perlu strategi pemulihan melalui promosi pariwisata, peningkatan konektivitas, dan pengendalian harga transportasi.
Selain itu, Vasko menekankan pentingnya pemerataan kesejahteraan agar manfaat pertumbuhan ekonomi tidak hanya dirasakan di pusat kota, tetapi juga di nagari-nagari perdesaan.
Transformasi digital layanan publik disebut sebagai langkah kunci untuk memperkuat birokrasi yang lebih efisien dan transparan.
“Usia 80 tahun adalah momentum refleksi. Sumbar pantas dibanggakan, bukan diremehkan. Kita harus bersama-sama menjaga marwah daerah, memperkuat identitas kultural, dan membuka jalan bagi pembangunan yang inklusif,” ujar Vasko.
Dengan semangat peringatan HUT ke-80, pemerintah daerah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat aktif mendukung program pembangunan.
Vasko menegaskan bahwa capaian hari ini bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan untuk membawa Sumbar menuju masa depan yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Editor : ranof
Tag :#Evaluasi harga transportasi udara #wagub vasko #sumbar hut 80
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PENGHARGAAN SEPANJANG 2026, MAHYELDI; BUKAN CAPAIAN PERSONAL KEPALA DAERAH, INI HASIL KERJA SELURUH JAJARAN DI SUMBAR
-
PEMPROV SUMBAR RAIH PENGHARGAAN PENDUKUNG INVESTASI PANAS BUMI DARI KEMENTERIAN ESDM
-
MALAM RESEPSI HUT KE-81 RI, MAHYELDI: KEMERDEKAAN HARUS DIISI DENGAN KERJA NYATA
-
PASKIBRAKA SUMBAR 2026 DIKUKUHKAN, MAHYELDI; INI PROSES PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI MUDA YANG BERINTEGRITAS
-
UPACARA HUT RI TAHUN 2026 DI SUMBAR AKAN DIWARNAI KIRAB BENDERA DAN NASKAH PROKLAMASI
-
MEMAHAT MANUSIA, BUKAN MENUMPUK BETON: BERGURU KE SULAWESI TENGAH
-
MADING LEMBAGA MAHASISWA JURUSAN SASTRA MINANGKABAU RESMI DIAKTIFKAN KEMBALI
-
KAPAN TERAKHIR KE PASAR? CATATAN JURNALISTIK HENDRY CH BANGUN
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG