HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Rabu, 28 Januari 2026
Wabup Ahmad Fadly : Jelang Ramadan Dan Idul Fitri Ketersediaan Pangan Di Tanah Datar Relatif Aman
Bt.Sangkar (Minangsatu) - Wakil Bupati, Ahmad Fadly, mengemukakan, jelang masuk bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, ketersediaan pangan, terutama bahan kebutuhan pokok diwilayah Kabupaten Tanah Datar, relatif aman dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Wabup ,Ahmad Fadly, usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi secara daring bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Selasa (27/1/2026) kemaren, di Aula Bappeda Litbang Tanah Datar.
“Menyambut Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, ketersediaan bahan pokok seperti beras, telur, bawang, dan komoditas lainnya relatif aman,” ujar Ahmad Fadly.
Meski demikian, Wabup menegaskan Pemerintah Daerah melalui dinas terkait, akan selalu melakukan pemantauan secara aktif terhadap kondisi pasar guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan.
“Meskipun relatif aman, dinas terkait akan terus mengawasi dan memantau ketersediaan, serta potensi kenaikan harga, agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dalam menyambut Ramadhan dan hari raya,” jelasnya.
Dalam menjaga stabilitas harga, lebih jauh Ahmad Fadly menambahkan, Pemerintah Daerah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, salah satunya dengan menggelar operasi pasar murah secara berkala.
“Tujuan operasi pasar murah ini untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, terutama pasca bencana yang terjadi di Tanah Datar,” tukasnya.
Sementara Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dalam Rakor tersebut menegaskan, bahwa pemerintah memfokuskan pengendalian harga komoditas pangan sebagai langkah utama, menjaga stabilitas inflasi nasional agar tetap terkendali dan tidak berdampak pada daya beli masyarakat.
“Inflasi sejauh ini masih relatif terkendali karena pemerintah pusat dan daerah secara rutin melakukan koordinasi. Namun demikian, pemerintah tetap memberikan perhatian besar terhadap pergerakan inflasi, khususnya komoditas yang paling dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Mendagri.
Dalam Rakor tersebut juga dipaparkan kondisi ketersediaan bahan pokok di berbagai daerah, meliputi komoditas beras, telur, bawang, dan cabai yang memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat inflasi daerah. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GAUNG RELIGIUS MAKIN TERASA,SAMBUT RAMADAN, FKLDS GELAR BERBAGAI LOMBA
-
PEMKO PADANG PANJANG GELAR JUMAT BERKAH, BAGIKAN 150 NASI KOTAK KE JAMAAH SHOLAT JUMAT
-
DPP GEBU MINANG SERAHKAN BANTUAN UMKM BAGI KORBAN BANJIR PADANG PANJANG
-
JELANG RAMADAN, PENGURUS MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH TERUS BERBENAH
-
PEMKO PADANG PANJANG IKUTI PENGENALAN PJU TENAGA SURYA
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN
-
TABUAH: INGATAN SILUNGKANG
-
PELANTIKAN PWI & IKWI SUMBAR: LANGKAH MAJU, HARAPAN BARU, SEJARAH BARU
-
MAHASISWA KKN UNAND 2026 GELAR PENYULUHAN DAN PRAKTIK PEMBUATAN UMMB SEBAGAI SUPLEMENT TERNAK RUMINANSIA DI NAGARI LABUH, KECAMATAN LIMA KAUM, TANAH DATAR