HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI

  • Jumat, 2 Oktober 2026

Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Dandim 0319 Mentawai Gelar Rakor TMMD Ke-130

Dandim 0319 Mentawai Letkol Bagus Budi Hartarto sedang Paparan Rencana Kegiatan TMMD Ke 130 Mentawai Tahun anggaran 2026
Dandim 0319 Mentawai Letkol Bagus Budi Hartarto sedang Paparan Rencana Kegiatan TMMD Ke 130 Mentawai Tahun anggaran 2026

TUAPEIJAT, (MINANGSATU) — Peringatan Upacara Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung pada 1 Oktober 2026 di halaman Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, KM 4,5 Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara, berjalan dengan khidmat. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Jakop Saguruk, S.E., sebagai Inspektur Upacara, serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda mulai dari Plt. Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Nendra Madya Tias, S.I.K., Danlanal Persiapan Tuapeijat Mayor (Mar) Darmo, Sekda Martinus Dahlan, Kakansar Benteng Telaubanua, pimpinan Bank Nagari, Kepala BPS, hingga para Kepala OPD Pemkab Mentawai.

Selesai melaksanakan upacara, seluruh unsur pimpinan Forkopimda dan Kepala OPD Pemkab Kepulauan Mentawai langsung beranjak ke Aula Sekretariat Kantor Bupati Mentawai. Agenda dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama serta mendengarkan paparan mendalam dari Dandim 0319 Mentawai, Letkol Bambang Budi Hartanto, mengenai rencana pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang berpusat di wilayah Ibu Kota Tuapeijat dan Kecamatan Sipora Utara.

Dandim 0319 Mentawai memaparkan bahwa TMMD ke-130 dijadwalkan mulai beroperasi pada pekan kedua Oktober 2026, tepatnya dari tanggal 13 Oktober hingga 13 November 2026. Fokus utama dari kegiatan fisik meliputi pembangunan infrastruktur strategis seperti pembukaan jalan lingkar, pengecoran jalan beton sepanjang 200 meter di Padegat, bantuan fasilitas sanitasi, penyediaan air bersih, hingga pembangunan 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain pembangunan fisik, program TMMD ke-130 TNI AD ini juga mencakup berbagai kegiatan non-fisik yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga, salah satunya melalui layanan pengobatan gratis. Kemanunggalan antara TNI dan rakyat menjadi pilar utama dalam menyukseskan percepatan pembangunan desa serta penanganan kawasan tertinggal di Kepulauan Mentawai secara gotong royong.

Pelaksanaan program berskala daerah ini didukung penuh oleh pendanaan APBD Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui lintas sektor OPD terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Tak hanya itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) turut berkontribusi aktif dalam mendukung alokasi bantuan pembangunan rumah tidak layak huni bagi warga sipil.

Letkol Bambang Budi Hartanto juga menjelaskan bahwa operasi TMMD selama 30 hari ini akan melibatkan kekuatan personel lintas instansi secara solid. Kerja sama di lapangan nantinya tidak hanya melibatkan prajurit TNI AD, tetapi juga sinergi bersama unsur Polri, TNI AL, TNI AU, Satpol PP, BPBD, hingga partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat sipil di wilayah Mentawai.

Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Jakop Saguruk, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur Forkopimda dan Kepala OPD yang hadir. Wabup menegaskan pentingnya kolaborasi dan kebersamaan, karena proses membangun Kepulauan Mentawai tidak mungkin dapat dilakukan oleh Pemerintah Daerah sendiri tanpa sinergi lintas sektor.

Pemerintah Daerah Kepulauan Mentawai menyambut hangat serta mendukung penuh kelancaran program TMMD ke-130 dengan kesiapan alokasi anggaran yang telah disiapkan melalui OPD terkait. "Segala sesuatu jika dipikul dan dikerjakan bersama-sama tentu akan terasa jauh lebih mudah. Semoga pelaksanaan TMMD ke-130 ini dapat berjalan aman, lancar, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Mentawai," tutur Wabup Jakop Saguruk menutup sambutannya. (*)


Wartawan : Rijon
Editor : Benk123

Tag :#mentawai

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com