- Rabu, 21 Oktober 2026
Tigo Kayo Cup I 2026 Resmi Dihelat, RPM Madina Bantai SKO Riau FC 5-1 Pada Laga Pembuka
Payakumbuh(Minangsatu) - Turnamen sepak bola bertajuk Tigo Kayo Cup I 2026 memperebutkan Piala Dandim Lima Puluh Kota resmi digelar di Lapangan Kapten Tantawi, Kota Payakumbuh, Selasa sore , (20/10/2026). Turnamen yang menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) diikuti oleh 16 tim terbaik dari Sumbar, Riau, dan Sumatera Utara.
Ketua Koni Kota Payakumbuh Chairul Mufti beserta jajarannya bertindak sebagai penendang kick off penanda Tigo Kayo Cup I 2026 resmi dimulai. Hadir juga
Walikota Payakumbuh diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan Novriwandi, Kabid Olahraga Afrizon Nasri dan Perwakilan Kajari Tri Venindra.
Partai seru langsung terjadi di pembukaan turnamen. Wakil Sumatera Utara RPM Madina menantang wakil Riau SKO Riau. 6 gol tersaji di match tersebut. SKO Riau harus mengaku kalah 1-5 dari RPM Madina. Lima gol kemenangan RPM Madina dicetak oleh Dani Olmo dan Carel Syadef yang masing-masing menyumbang dua gol, serta satu gol dari Lugas Satrya. Sedang 1 gol balasan Wakil Riau dicetak oleh Secan melalui titik penalti.
Jalannya Pertandingan
RPM Madina yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman, seperti Lugas Satrya, Carel Syadef, Agung Wicaksono, dan Alil Yalum Lisanias Dilam lebih mampu menguasai jalannya pertandingan.
Sementara itu, SKO Riau FC mencoba membangun serangan melalui pergerakan pemain senior Zidan Simabua dan Marcel Udo.
19 menit laga berjalan, RPM Madina langsung membuka keunggulan melalui aksi Dani Olmo. Berawal dari umpan Agung Wicaksono dari lini tengah, bola mengarah ke kotak penalti dan berhasil diterima Dani Olmo. Berhadapan langsung dengan penjaga gawang SKO Riau FC, Dani Olmo sukses menyelesaikan peluang tersebut untuk membawa RPM Madina unggul 1-0.
Lima menit berselang, RPM Madina menggandakan keunggulan melalui sundulan Lugas Satrya. Gol tersebut tercipta setelah Lugas menerima umpan dari Bima Chaniago, sekaligus mengubah skor menjadi 2-0.
RPM Madina kembali menambah keunggulan delapan menit kemudian. Kali ini, Carel Syadef mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan Alil Yalum Lisanias Dilam di dalam kotak penalti. Skor berubah menjadi 3-0.
Carel kembali mencetak gol melalui titik putih setelah Alil Yalum Lisanias Dilam dilanggar pemain belakang SKO Riau FC di dalam kotak penalti. Carel yang dipercaya sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik untuk membawa RPM Madina unggul 4-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, pelatih SKO Riau FC, Yulnedi Tanjung, melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Geovani Mahesa dan Abiel untuk menambah daya gedor timnya.
SKO Riau FC kemudian memperoleh hadiah penalti setelah Amar Prayogi melakukan handsball. Secan yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dan memperkecil ketertinggalan menjadi 4-1.
Namun, RPM Madina kembali memperlebar jarak melalui Dani Olmo. Menerima umpan Agung Wicaksono, Dani Olmo kembali berhadapan dengan penjaga gawang SKO Riau FC dan sukses menuntaskan peluang tersebut menjadi gol keduanya dalam pertandingan.
Gol itu sekaligus memastikan kemenangan RPM Madina dengan skor 5-1 hingga peluit panjang dibunyikan.
Usai pertandingan, penyerang RPM Madina, Carel Syadef, menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan setim dan pelatih atas kemenangan pada laga perdana tersebut.
“Alhamdulillah, sebelumnya kami mengucapkan terima kasih kepada semua pemain dan pelatih sehingga berhasil menang dengan skor telak 5-1. Semoga di pertandingan selanjutnya kami bisa lebih kompak lagi dan meraih kemenangan dalam setiap pertandingan,” ujar Carel.
Di sisi lain, pelatih SKO Riau FC, Yulnedi Tanjung, mengapresiasi panitia yang telah memberikan kesempatan kepada para pemainnya untuk tampil dalam turnamen tersebut. Ia juga menyebut komposisi pemain muda menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang sudah memberikan kesempatan kepada anak-anak SKO untuk tampil di event yang sangat luar biasa ini. Untuk hasil hari ini, kami maklum karena banyak pemain muda. Hasil akhirnya bisa kami terima. Ke depannya, kami akan tampil dengan sumber daya manusia yang lebih baik lagi,” kata Yulnedi.
Ketua Panitia Tigo Kayo Cup I, Rino Feronika, mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan hasil kolaborasi antara panitia, pemain, dan Dandim 0306 Lima Puluh Kota. Pengalaman mengikuti berbagai turnamen di daerah lain juga menjadi motivasi untuk menggelar kompetisi serupa.
“Ini berkat kolaborasi antara panitia, pemain, dan Dandim 0306 Payakumbuh. Kami juga sering mengikuti turnamen di tempat lain, dan keberhasilan meraih juara menjadi motivasi kawan-kawan untuk mengadakan event ini. Event ini juga bertujuan mencari talenta-talenta di Kota Payakumbuh untuk persiapan PON,” ujar Rino.
Sementara itu, mantan pemain Semen Padang FC yang juga panitia Tigo Kayo Cup I, Finno Andrianas, menyampaikan pertandingan pembuka berlangsung lancar dengan antusiasme masyarakat yang turut menyaksikan laga tersebut.
“Alhamdulillah, pertandingan pertama hari ini berjalan lancar dan masyarakat juga antusias. Harapan saya, pada pertandingan selanjutnya penonton semakin ramai dan Tigo Kayo Cup edisi pertama ini berjalan sukses hingga final nantinya,” kata Finno.
Tigo Kayo Cup I 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 4 November 2026 mendatang. Total hadiah Rp60 juta disediakan panitia untuk para pemenang.
Editor : melatisan
Tag :Tigo Kayo Cup I 2026, Resmi Dihelat, RPM Madina, Bantai SKO Riau FC, 5-1 Pada, Laga Pembuka
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
TIGO KAYO CUP I REBUTKAN PIALA DANDIM, DIIKUTI 16 TIM DARI TIGA PROVINSI
-
HATTRICK M. ZLATAN ZAUZI BAWA PAYAKUMBUH BERTEMU SAWAHLUNTO DI FINAL SEPAK BOLA PORPROV XVI SUMBAR 2026
-
KALAHKAN KABUPATEN SOLOK, PAYAKUMBUH TANTANG KABUPATEN 50 KOTA DI FINAL FUTSAL PORPROV SUMBAR 2026
-
PAYAKUMBUH RAIH 21 EMAS, OPTIMIS CAPAI TARGET 40 EMAS DI PORPROV VXI
-
TIM SENAM PORPROV PAYAKUMBUH REBUT 3 MEDALI EMAS
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI
-
BAREH RANDANG PAYAKUMBUH PUNYA RASA MANIS DAN BERBEDA DARI RENDANG DAGING
-
KATUPEK GULAI PAKU, SAJIAN KHAS PESISIR MINANGKABAU DENGAN KUAH SANTAN DAN PAKIS