- Senin, 2 Maret 2020
Terkait Simpang Siur Bonus Atlet Porprov, Ini Penjelasan Bupati Dan Ketua Koni Kab Solok
Arosuka (Minangsatu) - Baru-baru ini Kabupaten Solok diusik dengan beredarnya berita perihal tak kunjung dicairkannya bonus atlet peraih medali Porprov XV tahun 2018 di Kabupaten Padang Pariaman. Tentunya pemberitaan tersebut tak hanya membuat geram Bupati Solok, namun juga menimbulkan keresahan pada diri atlet.
Melalui sambungan telepon, Bupati Solok H.Gusmal, SE,.MM kepada Minangsatu, Minggu (1/3) secara tegas menolak pemberitaan tersebut.
"Beritanya tidak melalui konfirmasi terlebih dahulu baik ke Bupati maupun ke KONI Daerah, sehingga terkesan fitnah dan merusak nama baik saya. Padahal bonus tersebut tinggal mengunggu waktu pencarian lagi," bantahnya.
Ditambahkan Gusmal, ia merasa tidak nyaman dengan pemberitaan tersebut dan sedang mempertimbangkan untuk membawanya ke ranah hukum.
"Saya sudah membicarakan hal tersebut dengan Kapolres dan alhamdulillah beliau sangat respons sekali," katanya.
Senada dengan Bupati, Ketua KONI Kabupaten Solok Rudi Horizon juga menegaskan bahwa bonus atlet sudah dianggarkan dan akan segera dicairkan.
"Pada akhir tahun 2019 Bupati telah mengundang Pengurus dan Pelatih Cabang Olahraga di Guest House dalam hal penyampaian maaf atas keterlambatan pemberian bonus atlet. Alhamdulillah, sesuai dengan rencana semula, bonus dianggarkan pada tahun 2020 dan Insya Allah pencairannya pada bulan Maret atau April Ini," jelasnya.
Disebutkan Rudi, Porprov Padang Pariaman dilaksanakan November 2018 sedang pembahasan anggaran baru di 2019 bisa dirampungkan dan direncanakan untuk anggaran 2020.
"Pencairan dana di daerah butuh penganggaran dan persetujuan DPRD. KONI sebagai lembaga olahraga perpanjangan tangan dari Pemerintah Kabupate Solok telah menyampaikan pada pengurus dan pelatih tiap-tiap cabang tentang keterlambatan ini," paparnya.
Menurut Rudi, Pemerintah Kabupaten Solok tentunya telah memikirkan apa yang menjadi hak para atlet.
"Bonus, uang pembinaan, dan berbagai kemudahan lain untuk atlet selalu jadi prioritas bagi kami di KONI. Tentunya hal tersebut juga didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Solok," ulasnya.
Di tempat terpisah, Zely Herianto Pelatih Karate Kabupaten Solok membenarkan perihal pernyataan Ketua KONI tersebut.
"Betul, kami memang pernah diundang terkait sosialisasi pencairan bonus atlet. Bonus akan dianggarkan pada tahun 2020 dan pencairan bisa dilakukan setelah ketok palu dari DPRD yang biasanya di bulan Maret," jelas Zely.
Editor : sc.astra
Tag :#solokkab #bonusatletporprov
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SABET 26 MEDALI, WUSHU KABUPATEN SOLOK KELUAR SEBAGAI JUARA UMUM PORPROV XVI SUMBAR 2026
-
KARATE PORPROV XVI SUMBAR DIMULAI DI KABUPATEN SOLOK, TUAN RUMAH BIDIK GELAR JUARA UMUM
-
RIBUAN PESERTA IKUTI EVENT BHAYANGKARA RUN ROAD TO POLICE WOMEN RUN 2026
-
DIIKUTI 6 KESEBELASAN, TURNAMEN SEPAK BOLA MAHABBAH CUP I BERGULIR DI KOTO HILALANG
-
GELAR GASHUKU, FORKI KABUPATEN SOLOK SELEKSI ATLET HADAPI PORPROV SUMBAR 2026
-
KEADILAN INSTAN: DIBALIK SERUAN “NO VIRAL NO JUSTICE”
-
DUA KEMENANGAN KABAU SIRAH, SAATNYA MERAJUT KEMBALI KEPERCAYAAN YANG SEMPAT RETAK
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL