HOME EKONOMI KOTA SAWAHLUNTO

  • Rabu, 26 Januari 2022

Tekan Harga Minyak Goreng Pemko Sawahlunto Akan Gelar Operasi Pasar Murah

Kepala Dinas Perindagkop Kota Sawahlunto Mukhsis Anwar Saat Penyerahan Bantuan Gerobak Untuk UMKM
Kepala Dinas Perindagkop Kota Sawahlunto Mukhsis Anwar Saat Penyerahan Bantuan Gerobak Untuk UMKM

Sawahlunto (Minangsatu) - Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi (Perindagkop) Kota Sawahlunto Mukhsis Anwar mengatakan, pihaknya bakal melaksanakan operasi pasar murah dalam waktu dekat.

Operasi pasar murah ini digelar untuk menanggapi kenaikan harga minyak goreng di Sawahlunto. Sehingga diharapkan bisa menurunkan harga minyak goreng baik curah maupun kemasan. 

“Kami akan melaksanakan pasar murah minyak goreng  pada tanggal 10 dan 11 Februari ini sesuai dengan jadwal yang diberikan Pemprov Sumatera Barat, " ujar Muksis Anwar Rabu, (26/1)

Mukhsis menjelaskan  akan menurunkan sebanyak 1,5 ton minyak goreng dalam operasi pasar nanti yang menurut rencana  akan digelar di beberapa titik di Kota Sawahlunto  yaitu di  Silungkang, di Desa  Kubang Tangah ( Dekat rumah Pak Adriwan) di Sawahlunto, Barangin dan Talawi 

Harga minyak goreng di pasar - pasar tradisinonal masih mengalami kenaikan lebih dari dua kali lipat dari harga biasanya. 

Mukhsis mengatakan, Pemerintah telah menetapkan kebijakan satu harga minyak goreng untuk semua jenis kemasan sebesar Rp 14 ribu per liter. Kebijakan satu harga itu dikhususnya untuk pemenuhan kebutuhan rumah tangga serta usaha mikro dan kecil.

Sementara kondisi kenaikan harga minyak goreng baik curah maupun kemasan berdampak kepada omset penjualan pedagang.  Menurut informasi dilapangan, harga minyak goreng curah di Pasar Talawi berkisar Rp 19 ribu/kilogram sedangkan di Pasar Sawahlunto masih dikisaran Rp 20 ribu/kilogram. Harga ini tentu jauh lebih mahal dari harga normal yang hanya berkisar Rp 9 ribu per kilogram. 

Menurut Mukhsis pihaknya tidak berkompeten dalam menjawab penyebab terjadinya  kelangkaan minyak goreng yang di subsidi pemerintah pusat tersebut di Kota Sawahlunto yaitu dengan harga eceran tertinggi Rp 14 ribu/kilogram. 

Hanya saja, katanya, setelah di cek oleh  
petugas Perindag di lapangan ternyata  para pedagang itu masih enggan menurunkan harga dengan alasan mereka membeli minyak goreng sewaktu harga masih tinggi.*


Wartawan : Hendra Idris
Editor : Benk123

Tag :#sawahlunto

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com