- Jumat, 19 Juni 2020
Tanpa Upacara, Peringatan Perang Kamang Tahun Ini Diisi Dengan Ziarah Dan Tabur Bunga
Agam (Minangsatu) - Peringatan Perang Kamang, di Kabupaten Agam pada tahun ini digelar hanya dengan cara ziarah dan tabur bunga, tanpa pelaksanaan upacara. Hal tersebut dilakukan mengingat kondisi yang masih ditengah pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19).
"Benar, perang yang terjadi pada tahun 1908 di Kamang tersebut digelar dengan cara sederhana, tanpa pelaksanaan seremonial seperti tahun-tahun sebelumnya. Mengingat, kondisi saat sekarang yang masih ditengah pandemi corona virus," ujar Camat Kamang Magek, Rio Eka Putra via ponsel, Jum’at (19/6).
Dijelaskan, pihak pemerintah baik kabupaten, kecamatan maupun nagari dan masyarakat, secara prinsip tidak melupakan peringatan perang kamang. Karena berkat perjuangan para pahlawan yang diiringi doa lah tanah air ini dapat ditempati seperti sekarang.
“Dengan semangat juang para pahlawan, kita dapat menikmati kemerdekaan. Sehingga, kita dapat hidup aman, damai dan tentram tanpa ancaman dari penjajah,” ujarnya.
Meski dalam kondisi pandemi Covid-19, pihaknya mengonsep peringatan perang kamang tahun ini dengan sederhana yang hanya berziarah dan tabur bunga tanpa pelaksanaan upacara.
"Ziarah dan tabur bunga telah dilaksanakan, Kamis 18 Juni 2020, yang hanya diikuti instansi di Pemerintahan Kecamatan Kamang Magek. Selaku tokoh masyarakat, Ketua DPRD Agam, Novi Irwan juga ikut menghadiri," ungkapnya.
Pelaksanaan ziarah dan tabur bunga tetap menerapkan protokol kesehatan (Protkes) penanganan Covid-19. Meski dikonsep dengan sederhana, pihaknya berharap, ini tidak menghilangkan makna sesungguhnya dari peringatan Perang Kamang.
Editor : sc.astra
Tag :#peringatanPerangKamang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
TRAGIS, PERJALANAN WANITA ASAL PEKANBARU BERAKHIR DI DANAU MANINJAU, POLISI DUGA BUNUH DIRI
-
MAYAT PEREMPUAN DITEMUKAN DI DANAU MANINJAU, WARGA YANG KEHILANGAN ANGGOTA KELUARGA DIMINTA SEGERA MELAPOR
-
UPDATE JUMLAH KORBAN KERACUNAN MBG DI AGAM 86 TERINDIKASI, 57 DIANTARANYA MURID
-
ADA LUBANG BESAR DI TENGAH JALAN, BAHAYA MENGINTAI PENGGUNA JALAN LINTAS BUKITTINGGI PAYAKUMBUH
-
TANAH LONGSOR DI SIGIRAN, KABUPATEN AGAM: EMPAT RUMAH WARGA DAN SATU BENGKEL RUSAK
-
PENERAPAN AKUNTANSI MANAJEMEN PADA FURNITURE BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA
-
DIMANA MUSEUM KOTA BUKITTINGGI?
-
"ANAK DARO" DIKLAIM KOPI KERINCI JAMBI OLEH ROEMAH KOFFIE, POTENSI PENCAPLOKAN BUDAYA MINANG PICU KONTROVERSI
-
MEMBUMIKAN KOPI MINANG: DARI SEJARAH 1840 HINGGA GERAKAN MENANAM KAUM
-
FWK MEMBISIKKAN KEBANGSAAN DARI DISKUSI-DISKUSI KECIL