HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG

  • Jumat, 25 Februari 2022

Tanjakan Jalur Dua Jalan Kamarullah Perlu Dikeruk Lantaran Kerap Bawa Musibah

Kondisi bagian depan truk pembawa cangkang  sawit yang ringsek dan rusak parah, usai menabrak truk berada di depan saat turuni  tanjakan jalan Kamarullah yang terletak belakang terminal Bukitsurungan, Senin pagi kemaren. Truk ini, alami pecah slang rem sa
Kondisi bagian depan truk pembawa cangkang sawit yang ringsek dan rusak parah, usai menabrak truk berada di depan saat turuni tanjakan jalan Kamarullah yang terletak belakang terminal Bukitsurungan, Senin pagi kemaren. Truk ini, alami pecah slang rem sa

Pd. Panjang (Minangsatu) - Tanjakan tajam terdapat di jalur dua jalan Kamarullah berlokasi belakang terminal AKAP Bukitsurungan Kota Padang Panjang, beberapa belakangan kerap undang musibah. Tidak jarang truk angkutan barang yang melewati jalur ini mogok ditanjakan, dan kembali meluncur kebelakang (atrek).

Menurut Kadishub Kota Padang Panjang, Arkes Refagus pada Minangsatu.com, Jumat (25/2/22) siang, pada pekan ini ada dua unit truk alami musibah di rute ini..Yang satu terbalik akibat tak kuat saat mendaki (nanjak), dan  satu lagi bawa cangkang sawit mengalami putus rem sewaktu nuruni rute ini.

"Memang, untuk menekan musibah di tanjakan jalur dua ini solusi nya dikeruk untuk mengurangi ketinggian tanjakan," ujar Arkes. 

Kadis PUPR  Kota Padang Panjang, Welda  Yusar dikonfirmasi terpisah mengatakan, jalur dua jalan Kamarullah itu berstatus jalan nasional.

"Jadi, yang bertanggunghawab atau berwenang mengeruk atau mengurangi ketinggian tanjakan di jalan Kamarullah yakni pihak Badan Jalan Nasional," ujar Welda saat dikonfirmasi via telpon selularnya. 

Sementara, Fredi, 54, salah seorang pengemudi truk barang jurusan Padang-Pekanbaru, membenarkan ketinggian   tanjakan di jalan Kamarullah. Kalau bisa ketinggian jalan dikurangi supaya tidak terlalu beresiko bagi truk barang sewaktu melintas di jalur ini. 

"Sudahlah jalur jalan pendek, tanjakannya tinggi lagi. Bisa kita perbandingkan, ditanjakan tajam yang berada di jorong Pasa Rabaa ngak pernah truk meluncur ke belakang akibat tak kuat nanjak. Paling mogok saja," ujarnya. 

Di jalan Kamarullah, truk yang tak kuat nanjak pasti meluncur kencang kebelakang dan beresiko pada kendaraan berada dibelakang.

"Harapan kita sebagai pengemudi truk, alangkah baiknya pihak terkait kerup sedikit jalur ini guna kurangi ketinggian jalan," pinta Fredi.*


Wartawan : Asril Dt Pangulu Batuah
Editor : Benk123

Tag :#padangpanjang

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com