HOME EKONOMI KABUPATEN TANAH DATAR
- Kamis, 1 Oktober 2026
Tanah Datar Siap Jaga Mata Air Melalui Program Satu Nagari Satu Bank Sampah
Tanah Datar Siap Jaga Mata Air Melalui Program Satu Nagari Satu Bank Sampah
Batusangkar (Minangsatu)- Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Tirta Alami Kabupaten Tanah Datar berkomitmen penuh mendukung program unggulan pemerintah daerah, yaitu "Satu Nagari Satu Bank Sampah." Langkah nyata ini diawali dengan fokus pada pengelolaan dan pembersihan sampah langsung dari kawasan sumber air baku demi menjamin hak masyarakat mendapatkan air yang layak. Sebagai bentuk keseriusan, Direktur PERUMDAM Tirta Alami, Dr. Inoki Ulma Tiara, S.Sos, M.Pd, menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sampah di Kawasan Sumber Air yang diikuti oleh seluruh staf PDAM Batusangkar di Aula Kantor PDAM pada Rabu (30/9).
Dalam arahan resminya di depan para staf, Dr. Inoki Ulma Tiara menegaskan bahwa kebersihan sumber mata air adalah kunci utama kepuasan pelanggan. Beliau menekankan pentingnya kesadaran kolektif dari seluruh elemen perusahaan dalam menjaga ekosistem hulu agar tidak merugikan masyarakat luas di hilir.
"Kalau sumber airnya baik dan bersih dari hulu, maka air yang diterima oleh pelanggan akan baik pula. Oleh karena itu, pembersihan sampah yang ada di sumber air harus menjadi prioritas utama," ujar Dr. Inoki saat membuka kegiatan Bimtek tersebut.
Kabupaten Tanah Datar selama ini dikenal kaya akan sumber mata air alami yang melimpah. PDAM Tirta Alami pun berkomitmen penuh untuk menjaga kekayaan alam ini demi menyediakan pasokan air bersih yang aman, sehat, dan berkelanjutan bagi konsumsi masyarakat sehari-hari.
Program penyelamatan lingkungan ini diperkuat melalui pemaparan materi kolaborasi strategis bertajuk "Pengelolaan Sampah di Kawasan Sumber Mata Air". Materi penting tersebut disusun dan dipaparkan langsung oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kabupaten Tanah Datar, Januar Pempri, S.ST, MT.
Dalam penyampaiannya, Januar mengingatkan adanya ancaman nyata akibat peningkatan aktivitas manusia di sekitar hulu yang memicu aksi pembuangan sampah liar. Dampak fatalnya tidak main-main bagi kesehatan publik, mulai dari ancaman pencemaran mikroplastik, kontaminasi zat kimia berbahaya, hingga penurunan debit dan kualitas air baku secara drastis.
Untuk mengantisipasi dampak buruk tersebut, Dinas Perkim LH bersama PDAM Batusangkar menetapkan lima strategi penanganan di kawasan mata air. Strategi tersebut meliputi penetapan zonasi proteksi steril sampah, pengangkutan sampah terjadwal menuju TPA, penyediaan infrastruktur ramah lingkungan berupa tempat sampah terpilah yang kedap air, penerapan prinsip 3R disertai edukasi pembatasan plastik sekali pakai, serta pembentukan kader pemuda peduli mata air sebagai pengawas berkala.
Selain menjaga kelestarian lingkungan, kawasan mata air ini ke depannya akan diarahkan menjadi destinasi Edu-Ekowisata yang ramah lingkungan. Konsep wisata edukasi ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi mandiri bagi masyarakat nagari setempat melalui sinergi kuat yang melibatkan Dinas Perkim LH, PERUMDAM Tirta Alami, Pemerintah Nagari, serta Komunitas Peduli Lingkungan dalam integrasi program Bank Sampah.
Editor : melatisan
Tag :Tanah Datar, Siap Jaga, Mata Air, Melalui, Program, Satu Nagari, Satu Bank Sampah
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
EMERSIA WEDDING EXPO 2026 DIBUKA KETUA BKOW SUMBAR, BATUSANGKAR DIDORONG JADI DESTINASI WEDDING BERNUANSA MINANGKABAU
-
GEBRAKAN PERDANA, HOTEL EMERSIA BATUSANGKAR GELAR WEDDING EXPO TERBESAR DI SUMBAR BERSAMA 50 VENDOR UMKM GRATIS
-
LAKUKAN SENSUS EKONOMI 2026, BPS KABUPATEN TANAH DATAR TERJUNKAN 458 PETUGAS SENSUS
-
KAPOLSEK IPTU SUDIRMAN SAMBANGI PETANI ALPUKAT DI SALIMPAUNG
-
HARGA BAHAN BAKU MELONJAK TAJAM, RATUSAN INDUSTRI UMKM DI NAGARI PANYALAIAN TERANCAM GULUNG TIKAR