HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG
- Jumat, 3 Oktober 2025
Srikandi PLN Women Support Women, PLN UID Sumbar Dorong UMKM Sulaman Emas KUBE Intan Lebih Berdaya Saing
Padang, (minangsatu) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumbar melalui program Srikandi PLN Women Support Women bersama Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), menghadirkan dukungan nyata bagi pemberdayaan perempuan. Bantuan berupa peralatan menyulam dan menjahit, mesin jahit, benang emas, serta pelatihan keterampilan diberikan kepada Kelompok Sulaman Benang Emas KUBE Intan di Parak Laweh, Kota Padang pada Selasa (30/09). Inisiatif ini menjadi bukti komitmen PLN untuk tidak hanya menerangi negeri, tetapi juga menyalakan semangat kemandirian ekonomi masyarakat.
Langkah ini sejalan dengan semangat Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada pilar sosial dan ekonomi. Program ini diharapkan mampu melahirkan UMKM sulaman emas yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing, sehingga perempuan dapat menjadi motor penggerak ekonomi keluarga sekaligus pilar penting pembangunan daerah.
Manager PLN UP3 Padang yang juga Champion Srikandi PLN UID Sumbar, Dian Widiana Kuswara, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata keberpihakan PLN kepada perempuan untuk meningkatkan keterampilan dan membuka peluang usaha. “Kami percaya, ketika perempuan diberi ruang untuk berkembang, maka manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh keluarga dan komunitas. Program ini bukan sekadar memberikan peralatan, tetapi juga menguatkan ekosistem UMKM agar mampu bersaing dan berkelanjutan,” ujarnya.
Senada dengan itu, General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, menegaskan komitmen PLN dalam mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan pada setiap programnya. “Melalui TJSL dan gerakan Srikandi PLN, kami mendukung pemberdayaan perempuan sebagai bagian penting dari pengembangan ekonomi masyarakat. Ini sejalan dengan visi PLN untuk tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat, sekaligus mendukung program pemerintah daerah dalam mengangkat potensi lokal,” kata Ajrun.
Kebahagiaan juga dirasakan oleh penerima manfaat program, Intan, yang mewakili Kelompok Sulaman Benang Emas KUBE Intan. “Kami sangat berterima kasih kepada PLN dan Srikandi yang telah memberikan bantuan sekaligus semangat baru bagi kami. Dengan adanya peralatan dan pelatihan ini, kami bisa mengembangkan karya sulaman emas agar lebih bernilai jual dan bisa dipasarkan lebih luas, bahkan ke luar daerah. Ini menjadi peluang besar bagi kami untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan menjaga warisan budaya Minangkabau,” ungkapnya.
Program ini tidak hanya menghadirkan bantuan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bersama. Para Srikandi PLN yang hadir langsung turut mencoba menyulam bersama kelompok KUBE Intan, sebagai simbol kebersamaan sekaligus langkah awal penguatan UMKM berbasis budaya agar semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.
Padang,(minangsatu) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat melalui program Srikandi PLN Women Support Women berkolaborasi dengan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menghadirkan dukungan nyata bagi perempuan pelaku UMKM. Bantuan yang diberikan berupa mesin jahit, peralatan menyulam, benang emas, serta pelatihan keterampilan kepada Kelompok Sulaman Benang Emas KUBE Intan di Parak Laweh, Kota Padang, Selasa (30/9).
Inisiatif ini menegaskan komitmen PLN tidak hanya dalam menyediakan listrik, tetapi juga ikut menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat. Program tersebut sejalan dengan prinsip Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek sosial dan ekonomi. Harapannya, UMKM sulaman emas dapat berkembang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing, sehingga kaum perempuan mampu menjadi penggerak ekonomi keluarga sekaligus bagian penting pembangunan daerah.
Manager PLN UP3 Padang sekaligus Champion Srikandi PLN UID Sumbar, Dian Widiana Kuswara, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya memberi bantuan, tetapi juga menciptakan ruang bagi perempuan untuk meningkatkan keterampilan dan memperluas peluang usaha. “Kami yakin, ketika perempuan diberi kesempatan berkembang, manfaatnya akan dirasakan seluruh keluarga dan komunitas. Program ini memperkuat ekosistem UMKM agar bisa bersaing secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, menekankan bahwa integrasi nilai keberlanjutan menjadi landasan setiap program PLN. “Melalui TJSL dan gerakan Srikandi PLN, kami mendorong pemberdayaan perempuan sebagai pilar penting penguatan ekonomi masyarakat. Ini juga mendukung visi PLN untuk tumbuh bersama masyarakat sekaligus membantu pemerintah daerah dalam mengangkat potensi lokal,” katanya.
Ucapan terima kasih juga datang dari Intan, perwakilan Kelompok KUBE Intan. Ia menyebut bantuan tersebut menjadi semangat baru bagi anggotanya. “Dengan peralatan dan pelatihan ini, kami bisa menghasilkan sulaman emas yang lebih bernilai jual, bahkan dipasarkan ke luar daerah. Ini peluang besar untuk meningkatkan pendapatan sekaligus menjaga warisan budaya Minangkabau,” tuturnya.
Selain penyerahan bantuan, para Srikandi PLN juga ikut serta menyulam bersama kelompok KUBE Intan sebagai simbol kebersamaan dan langkah awal penguatan UMKM berbasis budaya agar semakin maju dan berdaya saing.
Editor : boing
Tag :#PLN #UID #Sumbar #Minangsatu
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PWI SUMBAR SIAP DILANTIK, DIALOG KEBENCANAAN TURUT DIGELAR
-
PULIHKAN EKOLOGI PASCABENCANA, PT SEMEN PADANG SERAHKAN 10 RIBU BIBIT KALIANDRA DUKUNG GERAKAN SEJUTA POHON
-
KOMISI VI DPR RI DORONG PENGGUNAAN SEPABLOCK UNTUK PEMBANGUNAN HUNTAP DI SUMBAR, SUMUT, DAN ACEH
-
PLN UID SUMBAR GELAR DONOR DARAH DALAM SEMANGAT BULAN K3 NASIONAL 2026, WUJUD KEPEDULIAN DAN SOLIDARITAS KEMANUSIAAN
-
TEMUI GUBERNUR SUMBAR, IKB PERJUANGKAN MR. ASSAAT JADI PAHLAWAN NASIONAL
-
PASAN BURUANG DAN ALAM YANG LUKA: RENUNGAN EKOKRITIK DI TENGAH BENCANA SUMATERA
-
MAHASISWA KKN KEBENCANAAN UNIVERSITAS ANDALAS LAKUKAN PENDATAAN DAMPAK BANJIR DI KAPALO KOTO, PADANG
-
SEDIKIT KEGEMBIRAAN DI TENGAH KECEMASAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
MAHASISWA KKN UNIVERSITAS ANDALAS TOBOH GADANG DORONG PERTANIAN BERKELANJUTAN MELALUI PROGRAM RAMAH LINGKUNGAN
-
MAHASISWA KKN UNAND MENGAJAR DI DUA TK TOBOH GADANG, KENALKAN RAGAM HIAS MINANGKABAU DAN JEPANG