HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Minggu, 14 November 2021
Sosok Rantau Emilia Fatmi: Badan Boleh Berjauhan Hati Satu
Pd. Panjang (Minangsatu) - Ramaikan alek MTQ Nasional tingkat Sumbar ke. 39 dibumi Serambi Mekkah. Puluhan perantau Kota Padang Panjang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia, sempatkan diri pulang kampung.
Emilia Fatmi salah seorang perantau Padang Panjang telah puluhan tahun menetap di Jakarta mengatakan, ia pulang kampung di dampingi putrinya Desy Malano tidak semata meramaikan alek MTQ, sekaligus untuk silaturrahmi disamping mencermati berbagai kemajuan telah dicapai daerah yang telah lama ia tinggalkan, ujar alumni SMP angkatan 81 usai penyerahan tugu Alquran ke Wako Fadly Amran, Sabtu kemaren.
Meski kami sesama alumni saling berjauhan, namun komunikasi dan silaturrahmi tetap terbangun. Terutama dalam mencermati perkembangan kemajuan pembangunan di kota Padang Panjang.
"Sebagai urang rantau, kami akan selalu berupaya menyumbangkan yang terbaik untuk kampung," tukuk adik almarhum Yan Castello pemilik show room Borobudur Motor Jakarta ini.
Sementara Wali Kota Fadly Amran dikesempatan peresmian tugu Al Quran secara terpisah menambahkan, ia memberi apresiasi yang tinggi pada alumni SMP angkatan 81 atas wujud kepedulian dan perhatian yang besar terhadap Padang Panjang.
"Saya optimis, dengan menanamkan rasa kebersamaan kota Padang Panjang akan terus melangkah maju dan berkembang," ujar Fadly.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
NY. MARIA FERONIKA HENDRI PIMPIN PMI PADANG PANJANG GANTIKAN HERKI TONI
-
TRADISI BUKA RAMADAN DI MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
BAZNAS SALURKAN RP545 JUTA ZAKAT PROGRAM PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN EKONOMI MUSTAHIK
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL