HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Selasa, 31 Maret 2026
Shell Kiln Narogong 2 Dilepas, Bukti Transformasi Besar PT Semen Padang Diluar Bisnis Semen
PADANG — PT Semen Padang kembali menunjukkan transformasi bisnisnya dengan melepas produk fabrikasi industri berat, Shell Kiln Narogong 2, yang dipesan oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk.
Produk bernilai tinggi tersebut diproduksi oleh Workshop Fabrikasi & Konstruksi di bawah Departemen Bisnis Non Semen & Produk Turunan.
Pelepasan dilakukan oleh Direktur Keuangan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, di area workshop perusahaan, Senin (30/3). Momentum ini menjadi simbol penguatan bisnis non semen di tengah tantangan industri yang semakin kompetitif.
“Ini membuktikan PT Semen Padang tidak lagi bergantung pada bisnis inti semen. Kami terus mengembangkan bisnis non semen sebagai sumber pertumbuhan baru,” ujar Iskandar.
Di tengah tekanan industri semen nasional akibat kelebihan pasokan dan kompetisi harga, perusahaan memperkuat sektor bisnis non semen sebagai strategi diversifikasi.
Unit Bisnis Non Semen & Produk Turunan kini menjadi motor pertumbuhan baru dengan menghadirkan layanan fabrikasi konstruksi, material turunan seperti basal, split basal, dan binder clay, serta produk inovatif seperti calcium carbonate dan Sepablock—bata interlock yang praktis dan efisien.
“Kompetensi yang kami bangun selama puluhan tahun menjadi modal untuk bersaing. Transformasi ini adalah keniscayaan,” tambah Iskandar.
Jadi Motor Pertumbuhan
Kepala Departemen Bisnis Non Semen & Produk Turunan, Ridwan Muchtar, menjelaskan bahwa workshop PT Semen Padang telah berkembang signifikan.
“Awalnya hanya mendukung operasional internal, kini mampu memproduksi berbagai peralatan industri berat lintas sektor, mulai dari semen, pulp and paper, hingga nikel,” ujarnya.
Sejumlah proyek besar telah dikerjakan, antara lain untuk PT Riau Andalan Pulp and Paper dan berbagai industri strategis lainnya.
“Kami siap menjadi mitra industri dengan standar kualitas tinggi, didukung fasilitas lengkap dan SDM kompeten,” kata Ridwan.
Shell Kiln Narogong 2 yang diproduksi memiliki spesifikasi teknis tinggi dengan nilai proyek Rp3,875 miliar. Produk ini menggunakan material DIN 16Mo3 dengan ketebalan 28 mm, diameter 5.600 mm, terdiri dari tiga section dengan panjang total 9,3 meter, dan bobot 36,14 ton.
Seluruh proses fabrikasi diselesaikan dalam waktu 19 hari sejak dimulai pada 6 Maret 2026, dengan target serah terima pada 28 April 2026.
Keberhasilan ini melanjutkan capaian sebelumnya, yakni produksi Shell Kiln senilai Rp13,2 miliar untuk Pabrik Tonasa IV milik PT Semen Tonasa.
Jejak Panjang dan Reputasi Global
Workshop Bisnis Non Semen & Produk Turunan PT Semen Padang telah berdiri sejak 1988 dan berkembang menjadi pusat fabrikasi industri berat.
Unit ini telah mengerjakan berbagai proyek strategis, antara lain di PT Semen Baturaja Tbk, Toba Pulp Lestari Tbk, hingga pasar internasional seperti Bangladesh.
Transformasi ini menegaskan posisi PT Semen Padang sebagai perusahaan solusi industri terintegrasi. Dengan dukungan teknologi, pengalaman, dan kapabilitas fabrikasi, perusahaan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis industri nasional sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan mengurangi ketergantungan impor. (*)
Editor : Benk123
Tag :#semenpadang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RAKOR PERPUSTAKAAN SUMBAR 2026: KEGEMARAN MEMBACA SUMBAR DI ATAS RATA-RATA NASIONAL 54,8, TAPI MASIH KATEGORI RENDAH
-
DI SUMBAR TIDAK BOLEH NARKOBA BERKEMBANG, TAPI FAKTANYA TETAP ADA, GUBERNUR SERUKAN SELAMATKAN GENERASI MUDA
-
DIRJEN POLPUM KEMENDAGRI: SUMATERA BARAT BERPOTENSI MENJADI MODEL NASIONAL PENCEGAHAN KONFLIK BERBASIS SEKOLAH
-
GUBERNUR MAHYELDI : PERSOALAN SAMPAH MASIH MENJADI TANTANGAN BESAR PEMERINTAH, BELUM ADA KESADARAN DAN BUDAYA BERSIH MASYARAKAT
-
M. SHADIQ PASADIGOE: PANCASILA HARUS HIDUP DALAM TINDAKAN NYATA, BUKAN SEKADAR DIHAFAL
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG