HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN LIMAPULUH KOTA
- Selasa, 19 Maret 2019
Serangkaian Lomba Bakal Meriahkan HUT 178 Kabupaten Limapuluh Kota
Sarilamak (Minangsatu) - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 178 Kabupaten Limapuluh Kota yang jatuh pada April 2019 mendatang, Pemerintah setempat akan menggelar sejumlah lomba yang akan dimulai pada 8 sampai pada 12 April 2019.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota Indrawati Munir, S.Pd, M.M.Pd dan Kabid Kebudayaan Drs. Hidwan Reta Dt. Mangkuto dalam keterangannya, Selasa (19/3), mengatakan, ada tujuh lomba budaya yang akan memeriahkan HUT Kabupaten Limapuluh Kota.
"Pertama, Pagelaran Budaya. Lomba ini akan digelar juga pada 8 April 2019 di Kompleks Kantor Bupati Limapuluh Kota. Pesertanya adalah utusan dari kecamatan se-Kabupaten Limapuluh Kota, masing-masing satu grup. Materi yang dilombakan adalah adat istiadat dan permainan anak nagari yang ada di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota" kata kadis.
Kedua, Festival Randai. Lomba ini berlangsung pada 8-12 April 2019 di halaman kantor Bupati Limapuluh Kota. Pesertanya adalah utusan kecamatan se-Kabupaten Limapuluh Kota, maksimal 2 grup.
Ketiga, Lomba Tari Minang Kreasi. Lomba yang akan dimulai pada 10 April 2019 ini akan berlangsung di aula kantor Bupati Limapuluh Kota. Pesertanya adalah utusan dari sekolah dan sanggarn se-Kabupaten Limapuluh Kot (boleh mengirim lebih dari 1 grup).
Keempat, Lomba Talempong Pocik tradisional. Lomba ini diikuti peserta dari utusan sekolah tingkat SLTP dan umum (SLTA dan kelompok /sanggar masyarakat se-Kabupaten Limapuluh Kota. Lomba yang dimulai pada 11 April 2019 ini akan dilangsungkan di halaman kantor bupati Limapuluh Kota.
Kelima, Lomba Qasidah Rebana. Lomba akan dimulai pada 9 April 2019 di halaman kantor bupati Limapuluh Kota. Peserta yang berasal dari grup Qasidah Rebana se-Kabupaten Limapuluh Kota membawakan lagu wajib dan lagu pilihan.
"Untuk lagu wajib kita panitia sudah siapkan yakni lagu Sujudku. Sedangkan,l agu pilihannya antara lain, Kunci Pintu Surga, Mohon Ampun, Magadir, Jilbab Putih, Tobat Nasuha, dan Dosa yang Tiada Terasa" tambahnya.
Keenam, Lomba Lagu Minang. Lomba yang dimulai pada 11 April 2019 ini terbuka untuk umum se-Kabupaten Limapuluh Kota. Penilaian antara peserta putra dan puutri dibedakan.
Ketujuh, Lomba Baju Kuruang Basiba Tradisi dan Modifikasi. Lomba ini terbagi dua, yakni Baju Kuruang Basiba Tradisi dan Baju Kuruang Basiba Modifikasi. Lomba ini dimulai pada 12 April 2019 di Aula kantor bupati Limapuluh Kota.
"Di sela-sela perlombaan nanti kita panitia juga mengadakan pameran. Peserta pameran adalah OPD, kecamatan/nagari, sekolah, BUMN/BUMD dan lain-lain" kata Indrawati.
Sementara itu, rapat finalisasi persiapan lomba dalam rangka HUT Kabupaten Limapuluh Kota dipimpin Sekda Widya Putra sudah menggambrkan jalan acara jelang puncak HUT ke -178 kabupaten ujung Sumatera Barat ini.
"Siapa yang akan membuka Rangkaian acara ini biasanya kalau tidak Gubernur Irwan Prayitno, kalau tidak sekda Sekda Drs. Nasir Ahmat dan setidaknya Bupati. Namun dalam kondisi sekarang, bisa saja hadir membuka Presiden Joko Widodo" katanya.
Editor : melatisan
Tag :#hut limapuluh kota
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
IRFENDI ARBI BUKA PUASA BERSAMA WARTAWAN, ASPON DEDI : WARTAWAN DAN BAPAK IRFENDI ARBI SUDAH SEPERTI KELUARGA
-
BUPATI SAFNI MENGAKU DIZOLIMI TERKAIT ISU VCS YANG LAGI VIRAL
-
ZIARAH DAN RENUNGAN SUCI HUT RI PEMDA LIMA PULUH KOTA DIMINTA DIGELAR DI MAKAM PAHLAWAN TAN MALAKA
-
WAGUB VASKO SALURKAN BANTUAN BEDAH RUMAH UNTUK KULI TANI DI NAGARI VII KOTO TALAGO
-
ROMBONGAN NAGARI BALAI PANJANG SAMBANGI RUMAH KORBAN TENGGELAM DI PEMANDIAN BATANG MANGKISI
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK