HOME EKONOMI KOTA PADANG PANJANG
- Selasa, 23 April 2019
Sepuluh Petani Dikirim Ke Bogor Untuk Belajar Tentang Pengolahan Cabe
Padang Panjang (Minangsatu) - Pemko Padang Panjang melalui Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang mengutus sepuluh orang petani untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanganan dan Pengolahan Cabai bagi petani/pelaku usaha cabai di Kota Padang Panjang.
Bimtek tersebut merupakan kelanjutkan kerjasama Pemko Padang Panjang dengan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen Pertanian, Kementerian Pertanian RI pada Tahun 2019.
Bimtek ini dilaksanakan di Balitbang Pasca Panen Pertanian, Bogor pada tanggal 22 - 26 April 2019. Kegiatan itu juga diikuti oleh petani cabai dari Provinsi Banten yang merupakan binaan Bank Indonesia Pwk Provinsi Banten.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang Syahdanur, SH, MM mengharapkan melalui Bimtek ini nantinya mendapatkan solusi dalam permasalahan pada saat terjadinya penurunan harga cabai di Padang Panjang.
Salah satu solusinya adalah dengan melakukan diversifikasi produk olahan cabe yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berdaya simpan panjang, berupa saos cabai, bubuk cabai, cabai kering, cabai blok dan minyak cabai.
"Kita berharap perwakilan petani/pelaku usaha cabai yang dikirim untuk mengikuti Bimtek ini dapat membawa ilmu yang mereka dapatkan serta diterapkan di Padang Panjang," ujarnya.
Editor : T E
Tag :Pemko Padang Panjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEDAGANG LOS A PASAR PUSAT MINTA WAKO SIDAK KONDISI PASAR YANG SEPI PEMBELI
-
KETUA DEKRANASDA PADANG PANJANG DUKUNG UMKM DI ARENA PACU KUDA GUBERNUR CUP III
-
HARGA PANGAN DI PASAR PADANG PANJANG CENDERUNG TURUN, CABAI MERAHDI POSISI 95 RIBU/KG
-
PEMKO GELAR GPM DI MASJID TAQWA MUHAMMADIYAH, HARGA CABAI RP68 RIBU/KG
-
POLRES PADANG PANJANG TANAM JAGUNG SERENTAK DAN RESMIKAN GUDANG KETAHANAN PANGAN
-
PENERAPAN AKUNTANSI MANAJEMEN PADA FURNITURE BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA
-
DIMANA MUSEUM KOTA BUKITTINGGI?
-
"ANAK DARO" DIKLAIM KOPI KERINCI JAMBI OLEH ROEMAH KOFFIE, POTENSI PENCAPLOKAN BUDAYA MINANG PICU KONTROVERSI
-
MEMBUMIKAN KOPI MINANG: DARI SEJARAH 1840 HINGGA GERAKAN MENANAM KAUM
-
FWK MEMBISIKKAN KEBANGSAAN DARI DISKUSI-DISKUSI KECIL