- Rabu, 25 Agustus 2021
Seniman Legendaris Elly Kasim Meninggal Dunia, Gubernur Mahyeldi : Sumbar Berduka, Generasi Muda Agar Lestarikan Seni Budaya Minang
Jakarta (Minangsatu) - Masyarakat Sumatera Barat berduka, kehilangan tokoh seniman besar Elly Kasim, yang telah membesarkan nama daerah di pentas nasional dan internasional.
Sosok almh. Elly Kasin merupakan seniman besar yang dikenal baik oleh masyarakat baik dalam negeri dan luar negeri. Beliau telah mendedikasikan diri berkarya mengembangkan kesenian tradisional dan popular, baik dengan lantunan suara bersyair lagu minang maupun dengan seni tari minang.
Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, dihadapan para pelayat di rumah duka jln. Beton no.68 RT.08/RW 5 Kayu Putih kecamatan Pulogadung -Jakarta Timur, Rabu (25/8/2021).
Gubernur juga menyampaikan, sejarah mencatat perjalanan hidup almh Elly Kasim selalu bertahan mengembangkan dan menjaga kesenian tradisional Minang tetap lestari. "Kita berharap generasi muda minang juga dapat meneruskan karrya-karya dan keinginan besar Almh dapat membanggakan ranah minang - Sumbar agar selalu dikenang dan teruskan kepada generasi muda, ahli waris dan, masyarakat Minang," himbau Mahyeldi.
![]() |
Mahyeldi, juga sampaikan perjalanan hidupnya sebagai artis dan juga tokoh kesenian almarhumah di kenal sosok pekeria keras yang gigih mempromosikan gerakan sadar wisata bagi kaum generasi penerus. "Kedekatan Almarhumah dengan tokoh masyarakat dan para kaum elit politik juga digunakan untuk melapangkan perjalanan pengembangan kesenian adat Minang dimanapun berada. Hal ini menunjukan eksistensi seorang Ely Kasim akan cintanya terhadap kesenian yang cukup populer di setiap daerah yang beragam budaya," ujarnya
Gubernur juga menyampaikan kepada keluarga dan masyarakat yang hadir untuk selalu mengingat pesan-pesan dan melanjutkan pemikiran dan karya-karya almarhumah disaat beliau masih hidup.
Pelayat sangat ramainya mengunjungi rumah di jln. Beton no.68 RT.08/RW 5 Kayu Putih kecamatan Pulogadung Jakarta Timur tampak haru karena kehilangan seorang tokoh seniman yang sangat dikenal baik oleh semua kalangan. Lagunya "Ayam Den Lapeh" masih populer dan banyak dinyanyikan masyarakat hingga hari ini. Terdengar banyaknya senandung doa yang dipanjatkan oleh pelayat membuat suasana semakin haru dan sangat jelas terasa kehilangan seorang tokoh yang di dambakan.
![]() |
Penyanyi legendaris pop minang Elly Kasim meninggal dunia di usia 76 tahun pada Rabu (25/8/2021). Elly Kasim mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta. Tahun lalu, (1/5/2020) suami tercinta Elly Kasim, Nazif Basir, mendahului menghadap sang Khalid. Nazif Basir, dikenal juga seorang seniman, sastrawan dan wartawan. Ia meninggal dalam usia 85 tahun.
Nazif dan Elly juga dikenal memiliki sanggar tari, Sangrina Bunda, yang menjadi pusat pendidikan dan latihan tari tradisi untuk anak-anak dan remaja di Jakarta. Sanggar ini sangat giat memperkenalkan seni tari tradisi ke berbagai negara di dunia.
Selamat jalan Uni Elly, semoga mendapat tempat mulia di sisi Allah.
Editor : ranof
Tag :#Elly Kasim meninggal#Seniman Minang#Legendaris#Gubernur#Sumbar#Mahyeldi#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PLN UID SUMBAR RAIH KINERJA TERBAIK ASSET MANAGEMENT NASIONAL, INSAN PLN TURUT UKIR PRESTASI INSPIRATIF
-
SATU-SATUNYA DARI SUMATERA, BANK NAGARI RAIH PENGHARGAAN PARITRANA JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN AWARD 2025
-
GEMPA MALUT, BMKG: MASUK KATEGORI MEGATHRUST
-
BERJUANG LAWAN PENYAKIT SEJAK 2019, PENYANYI VIDI ALDIANO MENINGGAL DUNIA
-
INDONESIA BERDUKA, WAPRES KE-6 RI TRY SUTRISNO MENINGGAL DUNIA
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG

