- Senin, 26 Januari 2026
Santri Tahfizh Asal Kota Padang, Aldino Moreno Rilis Lagu Ramadhan 2026 “Mahkota Cahaya”
Padang (Minangsatu) - Berpulangnya sosok ayah menjadi luka mendalam yang tak mudah dihadapi, terlebih bagi seorang anak yang masih berusia 12 tahun. Dari pengalaman hidup tersebut, Aldino Moreno, penyanyi lagu religi Islam asal Kota Padang, meluncurkan lagu perdananya berjudul “Mahkota Cahaya”, sebuah lagu penuh makna tentang kehilangan, doa, dan harapan. Video klipnya resmi tayang perdana pada Senin, 26 Januari 2026, di kanal YouTube Aci Cahaya, sekaligus menandai langkah awal Aldino di industri musik religi Tanah Air.
Lagu “Mahkota Cahaya” merupakan karya lagu Muhammad Fadhli yang terinspirasi langsung dari kisah nyata Aldino Moreno, sebagai lagu religi Ramadhan terbaru 2026. Balutan aransemen musik digarap dengan penuh kepekaan oleh Heru Erlangga di Sanadatune Studio, sementara proses perekaman vokal dilakukan di Soni Audeo Record. Kolaborasi tersebut menghadirkan nuansa emosional yang lembut, namun tetap kuat, sehingga pesan spiritual dalam lagu tersampaikan dengan mendalam kepada pendengar.
“Mahkota Cahaya” juga menjadi bagian dari realisasi Ladofadoredo Islamic Project tahap ketiga, sebuah program dari label musik Ladofadoredo yang berfokus pada pengembangan dan penyaluran bakat generasi muda dalam melantunkan sholawat serta lagu religi Islami. Dalam proyek tersebut, Aldino Moreno telah menjalani perekaman vokal untuk tiga sholawat dan satu lagu religi Islami. Adapun tiga sholawat yang telah diproduksi untuk Aldino Moreno berjudul Sholawat Jibril, Ya Nabi Ya Min Qidam, dan Khotmil Qur’an.
Aldino Moreno lahir di Padang pada 10 Juli 2010 dari pasangan Jufry Rahmad dan Liza Heryanti Thaher. Saat ini, Aldino menempuh pendidikan di kelas X Pondok Pesantren Tahfizh Mu’allimin Muhammadiyah, Sawah Dangka, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sejak dini, Aldino telah menunjukkan prestasi gemilang di bidang tahfizh dan tilawah Al-Qur’an, di antaranya Juara I Tahfizh MDT Baiturrahman Padang (2019), Juara III Tahfizh 1 Juz dan Tilawah Putra MTQ Kota Padang ke-39 (2020), Juara II Tahfizh Tingkat MDA Kota Padang (2022), hingga Wisuda 1 Juz Tahfizh Tingkat SMP se-Kota Padang (2025).
Dalam wawancara, Aldino mengungkapkan bahwa momen terberat dalam hidupnya adalah kepergian sang ayah, tepat setelah ia menyelesaikan pendidikan sekolah dasar di SDN 033 Sawahan Tan Malaka. Sebelum wafat, sang ayah berpesan dan berharap agar Aldino kelak dapat melanjutkan pendidikan hingga ke Kairo, Mesir. Pesan tersebut yang kini menjadi motivasi terbesar Aldino untuk menempuh pendidikan di pondok pesantren dan terus berjuang mewujudkan cita-cita sang ayah.
Pertemuan Aldino dengan Muhammad Fadhli menjadi titik balik penting dalam perjalanan emosional dan musikalnya. Aldino merasa Allah SWT mempertemukannya dengan sosok yang mampu memahami isi hati, perasaan, dan harapannya, hingga lahirlah lagu “Mahkota Cahaya” sebagai ungkapan batin terdalamnya. Lagu tersebut menjadi simbol keikhlasan, doa seorang anak, serta persembahan cinta yang tak terputus kepada ayahnya.
Dari sisi musikal, Heru Erlangga menjelaskan bahwa aransemen “Mahkota Cahaya” dibangun dengan pendekatan pop balada yang dipadukan sentuhan klasik dan modern. Referensi musikal diambil dari karya-karya musisi dunia dan dalam negeri, dengan fokus pada sinkronisasi emosi, dinamika yang tenang, serta klimaks yang kuat namun tetap ringan dan mudah dicerna. Tantangan terbesar adalah menjaga alur emosi lagu sejak intro hingga akhir, agar pesan spiritualnya tersampaikan secara utuh.
Sementara itu, sang ibu, Liza Heryanti Thaher, mengungkapkan bahwa dirinya senantiasa mendampingi Aldino dengan penuh kesabaran, menjaga kebiasaan baik yang telah ditanamkan almarhum ayahnya. Lagu “Mahkota Cahaya” baginya terasa sangat personal dan menyentuh, karena seolah menjadi perwujudan amanah dan harapan sang ayah. Doa terbesarnya adalah agar Aldino tumbuh menjadi anak yang saleh, berilmu, dan kelak mampu menghadiahkan “mahkota cahaya” bagi ayahnya di akhirat, sebagaimana makna yang tersirat dalam lagu tersebut.
Dengan hadirnya “Mahkota Cahaya”, Aldino Moreno tak hanya memperkenalkan diri sebagai penyanyi religi berbakat, tetapi juga sebagai simbol keteguhan iman dan cinta seorang anak kepada orang tuanya. Lagu tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi dan penguat hati bagi banyak pendengar, sekaligus membuka perjalanan panjang Aldino di dunia musik religi Indonesia.
Link videoklip lagu Mahkota Cahaya dari Aldino Moreno: https://youtu.be/r_vNL1p1-eE
Editor : Fadli
Tag :Aldino Moreno,Mahkota Cahaya,Lagu Ramadhan 2026,Lagu Religi Ramadhan Terbaru 2026,Lagu Religi Ramadhan 2026,Lagu Religi Islam,Lagu Religi Islami,Lagu Religi Islam Terbaik,Lagu Religi,
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
ZEYA PRILLIAN ADRIAENSEN SIAP CETAK JEJAK EMAS DI INDUSTRI FILM TANAH AIR
-
STEPHEN JUNE, KOLABORASI STEPHEN WARNA DAN IRMA JUNE LAHIRKAN SINGLE KE DUA “TERIMA KASIH JIWA”
-
AISHA KAMILA GAUNGKAN LAGU SUNDA LEWAT LOMBA NYANYI NASIONAL 2026
-
KENNETH TREVI ANGKAT KISAH PRIBADI LEWAT RILIS LAGU DYSLEXIA MAN DAN FILM “AKU KAMU DAN SUATU HARI KITA”
-
TAK MELULU GALAU, FAJAR SADBOY TAMPIL RELIGIUS DI LAGU RAMADHAN 2026 JENDERAL DUDUNG ABDURACHMAN
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL