HOME BIROKRASI KOTA PAYAKUMBUH
- Jumat, 20 Juni 2025
Sampah Masih Menjadi Tantangan Serius Pemko Payakumbuh
Payakumbuh (Minangsatu) — Pemerintah Kota Payakumbuh terus mengupayakan percepatan penanganan persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan serius di berbagai sektor. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menggalang peran aktif satuan pendidikan dalam pengelolaan sampah, yang diwujudkan melalui rapat koordinasi bersama seluruh kepala sekolah se-Kota Payakumbuh di Aula Ngalau Kantor Wali Kota, Senin (18/6/2025).
Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, mewakili Wali Kota Payakumbuh. Dalam arahannya, Rida menegaskan bahwa sejak bencana longsornya TPA Regional pada Desember 2023 lalu, Kota Payakumbuh berada dalam kondisi darurat sampah, dengan volume produksi harian mencapai 80 hingga 100 ton per hari.
“Sampah adalah persoalan prioritas yang harus kita selesaikan bersama. Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan sektor tertentu saja. Seluruh lini, termasuk dunia pendidikan, harus ikut ambil peran,” tegas Rida.
Pemko, lanjutnya, mendorong seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat TK hingga SMA, baik negeri maupun swasta, untuk aktif mengelola sampah di lingkungan sekolah masing-masing. Sekolah diharapkan dapat mengolah sampah menjadi produk yang bermanfaat seperti eco-enzyme, eco-brick, paving block, magot, dan kompos.
“Kami tidak ingin ada lagi sampah dari sekolah yang dibuang begitu saja. Kecuali sampah residu, semua jenis sampah seharusnya bisa dikelola menjadi sesuatu yang bernilai. Mari aktifkan kembali bank sampah dan dorong inovasi-inovasi pengelolaan dari masing-masing sekolah,” ujarnya.
Rida juga menyampaikan bahwa peran kepala sekolah akan menjadi indikator kinerja dalam hal penanganan sampah di lingkungan pendidikan. Selain itu, Pemko Payakumbuh akan melakukan kunjungan langsung ke sekolah-sekolah untuk melihat kondisi riil serta mengevaluasi efektivitas pengelolaan sampah secara berkala.
“Bukan hanya di dunia pendidikan, kami berharap seluruh elemen masyarakat di Payakumbuh memiliki kesadaran dan sistem pengelolaan sampah yang baik. Ini kerja bersama untuk masa depan lingkungan kita,” tambahnya.
Rakor ini dihadiri oleh Plh Asisten I, Plt Asisten II, Asisten III, Staf Ahli Wali Kota, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Plh Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Kemenag, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Sumatera Barat, serta seluruh kepala sekolah dari tingkat TK hingga SMA se-Kota Payakumbuh.
Langkah Pemko ini menegaskan komitmen untuk tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah di tataran kebijakan, tetapi juga menyentuh langsung akar permasalahan melalui edukasi dan pemberdayaan di lingkungan sekolah sebagai pilar perubahan budaya peduli lingkungan.
Editor : melatisan
Tag :#Sampah
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO PAYAKUMBUH BONGKAR 20 BANGUNAN MELANGGAR
-
PAYAKUMBUH DINOBATKAN SEBAGAI PENYERAH PIUTANG TERBAIK 2026
-
BANTUAN PRESIDEN PRABOWO DISALURKAN KEPADA 30 WARGA PAYAKUMBUH
-
168 WARGA BINAAN LAPAS PAYAKUMBUH TERIMA REMISI, 4 ORANG BEBAS
-
UPACARA PERINGATAN HUT RI KE-81 BERLANGSUNG KHIDMAT DI PAYAKUMBUH
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG