HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PAYAKUMBUH
- Selasa, 13 Juli 2021
Riza Falepi Rakor Bersama Pengurus Masjid Dan Tokoh Agama
Payakumbuh, (Minangsatu) - Dengan telah terbitnya surat Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 20 tahun 2021 tentang perubahan Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 17 tahun 2021 tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro dan mengoptimalkan posko penanganan covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran covid-19, Pemko Payakumbuh laksanakan rapat koordinasi (Rakor), Selasa (13/7).
Walikota Riza Falepi mengajak seluruh tamu undangan tokoh agama untuk kompak dan bersatu bersama pemerintah untuk melawan serta mendukung upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19 melalui pengoptimalan posko dan PPKM berbasis mikro yang ada di di setiap kelurahan masing-masing.
Sebagai tokoh masyarakat, imam masjid diharapkan tidak hanya memberikan pembelajaran tentang pengetahuan agama seperti fiqih dan akidah akhlak saja. Tapi juga bisa memberikan informasi terkini kepada masyarakat. Khususnya, tentang panduan protokol kesehatan.
“Pandemi ini belum bisa kita perangi secara tuntas. Maka, yang bisa kita lakukan adalah dengan menjaga protokol kesehatan dengan ketat,” kata Wako Riza.
Lebih lanjut, wali kota menuturkan, keberadaan imam masjid dan masjid memiliki peran penting di lingkungan masyarakat. Imam sebagai pimpinan yang mengimami serta memberikan panutan kepada para jamaah. Sedangkan, keberadaan masjid sebagai tempat berlangsungnya kegiatan ibadah. Maka, keduanya tentu harus sama-sama memiliki kualitas dan kemanfaatan yang dapat memberikan dampak pada kemajuan baik dari sisi jamaah/masyarakat maupun masjid itu sendiri.
“Saya harap, takmir masjid dan imam masjid turut menegakkan protokol kesehatan,” imbuhnya.
Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, wali kota seringkali mengimbau agar panduan protokol kesehatan terus disosialisasikan. Termasuk di masjid-masjid. Baik melalui shalat berjamaah rutin, shalat jumat, maupun kegiatan keagamaan lainnya.
“Saat ini Kota Payakumbuh menjadi kota dengan jumlah penyebaran kasus Covid-19 yang rendah. Namun, kondisi ini jangan membuat kita semua terlena, sehingga kita semua harus selalu tingkatkan kesiagaan dengan selalu terapkan protokol kesehatan agar penyebaran virus bisa terkendali dan dinihilkan.” paparnya.
Riza menghimbau kepada pengurus mesjid yang hadir untuk dapat mengajak jamaah mesjid lainnya agar melakukan vaksinasi.
"Hal ini tentu untuk kita semua warga kota Payakumbuh juga, dimana jika vaksinasi ini telah kita terima, maka tidak menutup kemungkinan untuk kota Payakumbuh akan menjadi zona hijau dari penyebaran wabah virus covid-19” pungkasnya.
Hadir Kadis Kesehatan, Kasat Pol-PP dan Damkar, Plt. Kalaksa BPBD, kepala kantor Kesbangpol, kepala kantor Kemenag kota Payakumbuh, serta mengundang ketua FKUB, MUI, BAZNAS, DMI, dan perwakilan dari setiap mesjid pada setiap kelurahan yang ada di kota Payakumbuh.*
Editor : Benk123
Tag :#payakumbuh
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PULUHAN RIBU PASANG MATA TERPUKAU SAKSIKAN PAWAI ALEGORIS DI KOTA PAYAKUMBUH
-
DUTA GENRE BUKAN SEKADAR AJANG KOMPETISI REMAJA, TAPI INVESTASI DAERAH BANGUN SDA UNGGUL
-
PASAR SEMBAKO MURAH WANITA KHADIJAH ZAMAN NOW DISERBU MASYARAKAT PAYAKUMBUH
-
GELAR TRADISI BAADOK-ADOK, KETUA DPRD PAYAKUMBUH APRESIASI ANAK NAGORI KOTO NAN GODANG
-
JUMAT BERDAMPAK, KEPEDULIAN INSAN PLN UP3 PAYAKUMBUH HADIRKAN SENYUM DAN HARAPAN BAGI LANSIA
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG