HOME PEMBANGUNAN PROVINSI SUMATERA BARAT
- Senin, 8 Agustus 2022
Ridwan Kamil Tawarkan Festival Bazar Dua Barat
Padang (Minangsatu) - Kalau di luar negeri sebelumnya sudah banyak Festival Eropa, Australia, India, dan lainnya, namun karena terdapat guncangan efek perdagangan industri global, pandemi Covid-19 yang sangat terdampak. "Saya ingin perdagangan kedepan yang dimajukan adalah perdagangan antar provinsi Festival Bazar Jawa Barat dan Sumatera Barat. Bukan lagi ekspor ke luar negeri karena kerja sama perdagangan antar provinsi selama ini terasa sangat kurang, hanya bussiness to bussiness saja," ujar Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Barat itu dalam sambutan acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama Tentang Pengembangan Potensi Daerah dan Pelayanan Publik serta Perjanjian Kerjasama Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Perjanjian Kerjasama Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Jawa Barat, di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Minggu malam (7/8/2022).
Lebih lanjut Gubernur Jawa Barat, yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan banyak potensi UMKM yang bisa diperdagangkan ataupun hanya saling tukar pengetahuan. "Saya tidak tahu apa yang dibutuhkan Sumbar padahal kami punya, atau sebaliknya mungkin Sumbar tidak hafal apa yang Jabar butuhkan. Kita bisa saling tukar informasi dulu, baru dieksekusi tindaklanjutnya," ujarnya.
Ridwan Kamil mengatakan bahwa kunci dari kerja sama adalah informasi. Dia berharap kedua provinsi ini saling memberikan informasi apa yang dibutuhkan dari sektor pariwisata dan UMKM yang bisa dikembangkan di masing-masing wilayah.
Harapan saya ke depannya ada evaluasi lagi hal-hal apa saja yang dibutuhkan dan bisa dikolaborasikan antarkedua provinsi ini,” paparnya.
Gubernur Sumatra Barat Buya Mahyeldi mengucapkan terima kasih atas kesepakatan yang terjalin antar Pemprov Sumbar dan Pemprov Jabar.
Menurutnya kedua provinsi tersebut sama-sama memiliki kemiripan karakteristik wilayah seperti kemiripan topografi, potensi pertanian, perkebunan, perikanan, dan lainnya. “Ketika semua potensi tersebut dikerjasamakan, maka akan bisa menjadi faktor pendorong percepatan pembangunan antardua daerah,” ujar gubernur
Ia juga menyebut saat ini Sumbar sedang fokus menargetkan 100 ribu milenial entrepreneur dan woman entrepreneur. Oleh sebab itu, dia berharap dengan adanya kerjasama ini banyak inovasi dan kreativitas di Jabar dapat menjadi percontohan oleh pelaku UMKM di Sumbar.
“Kami melihat Bandung dengan masyarakatnya yang proaktif sehingga banyaknya inovasi dan kreativitas lahir di Jabar. Kita berharap dengan MoU ini akan bisa mengalir kreativitas yang ada di Jabar tersebut ke Sumbar, yang tentunya akan meningkatkan penjualan dan pemasaran dari UMKM kita,” kata Buya Mahyeldi
Editor : ranof
Tag :#Kerjasama sumbar jabar #Pariwisata #Ekonomi kreatif #Umkm #Ridwan kamil #Mahyeldi
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
WAGUB SUMBAR VASKO : PEMPROV SIAP MEMBANGUN DIALOG DAN MENERIMA REKOMENDASI STRATEGIS DARI KAHMI
-
SUMBAR CANANGKAN TOBAT EKOLOGIS DAN PENANAMAN POHON, OLEH GUBERNUR DAN MENTERI LH
-
SUMBAR JADI PROVINSI PERTAMA TUNTASKAN KESEPAKATAN LP2B, LUAS LAHAN PERTANIAN TERLINDUNGI CAPAI 166 RIBU HEKTARE
-
SENSUS EKONOMI 2026 DICANANGKAN, GUBERNUR BERHARAP DIPEROLEH DATA AKURAT UNTUK PERENCANAAN PEMBANGUNAN LEBIH BAIK
-
TANAM 1.000 POHON DI HUTAN KOTA MALVINAS, MAHYELDI SERUKAN AKSI NYATA CEGAH BANJIR DAN KRISIS IKLIM
-
TOLERANSI DAN KETEGUHAN NILAI: MENYIKAPI ISU LGBT DI TENGAH MASYARAKAT KITA
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK