HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Kamis, 4 Oktober 2018
Randang Terkumpul Hampir 1,5 Ton, Kata Wagub Nasrul Abit
PADANG (Minangsatu) - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit meninjau persiapan pengiriman randang untuk korban bencana gempa dan tsunami Palu dan Donggala di kantor Badah Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rabu (3/10/2018).
Wagub Nasrul Abit dalam kesempat itu menyampaikan, untuk keberangkatan pengiriman bantuan ini Pemprov Sumbar telah menghubungi kantor penghubung di Jakarta supaya mencari tahu ke Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) bagaimana bantuan ini dikirim sampai ke lokasi bencana gempa dan tsunami Sulteng.
Karena sekarang bandara masih belum siap untuk pendaratan pesawat dan masih terfokus untuk mengirim bantuan dari presiden, dan jika tidak bisa Pemprov akan mencari altenatif pengiriman pakai mobil fuso. "Saat ini masih belum ada tanggapan dari kantor Penghung Sumbar di Jakarta," terangnya.
Nasrul Abit juga menyatakan selain bantuan makanan dan pakaian, masyarakat diimbau supaya menyumbangkan alat-alat tulis dan kain sarung. Pemprov juga akan memberikan sumbangan sebanyak Rp 500 juta dan randang yang sampai sekarang sudah terkumpul sebanyak 1.357 kg.
Kita berharap seluruh relawan, dan perantau minang, dapat bekerjasana membagikan bantuan randang yang lansung kepada masyarakat yang terkena bencana.
Kepala BPBD Sumbar, Erman Rahman juga menyampaikan, akan ada tim yang ikut mendampingi secara lansung untuk mengawal barang ke lokasi bencana.
"Dalam pemberian bantuan randang dan bahan-bahan lainnya, kita berharap bisa membantu meringankan beban masyarakat Palu dan juga sebagai upaya mempromosikab kelezatan randang sebagai ciri khas kuliner Sumbar, terlezat di dunia", ujar Nasrul Abit
(Rel)
Editor :
Tag :#Randang#Hampir1,5jutaton#UntukKorbanGempa#Sulteng#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DI SUMBAR TIDAK BOLEH NARKOBA BERKEMBANG, TAPI FAKTANYA TETAP ADA, GUBERNUR SERUKAN SELAMATKAN GENERASI MUDA
-
DIRJEN POLPUM KEMENDAGRI: SUMATERA BARAT BERPOTENSI MENJADI MODEL NASIONAL PENCEGAHAN KONFLIK BERBASIS SEKOLAH
-
GUBERNUR MAHYELDI : PERSOALAN SAMPAH MASIH MENJADI TANTANGAN BESAR PEMERINTAH, BELUM ADA KESADARAN DAN BUDAYA BERSIH MASYARAKAT
-
M. SHADIQ PASADIGOE: PANCASILA HARUS HIDUP DALAM TINDAKAN NYATA, BUKAN SEKADAR DIHAFAL
-
GUBERNUR MAHYELDI KOMIT MENYUKSESKAN MUKTAMAR PBNU KE-35 DI SUMBAR
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG
-
JALAN PANJANG KEMANDIRIAN PERS KITA, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
TOLERANSI DAN KETEGUHAN NILAI: MENYIKAPI ISU LGBT DI TENGAH MASYARAKAT KITA
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM