HOME KESEHATAN KOTA PAYAKUMBUH
- Rabu, 23 Februari 2022
Puskesmas Parit Rantang Dan Komponen Masyarakat Komitmen Pelaksanaan Germas
Payakumbuh (Minangsatu) - Demi mewujudkan kesehatan masyarakat, Puskesmas Parit Rantang mengadakan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Penandatanganan Komitmen Bersama Pelaksanaan Germas di Kelurahan Padang Data Tanah Mati, Selasa (22/2/2022).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Padang Data Tanah Mati Taufikur Rahman, Kepala Puskesmas Parit Rantang Ns.Chinthya Fitri Al- Yani, Pengelola Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Parit Rantang Roza Selfia, Babinsa, Babinkamtibmas, Ketua PKK Kelurahan, Kepala Sekolah, Ketua Bundo Kanduang, Tokoh Masyarakat, Ketua LPM, RT, RW dan Kader Kesehatan.
Dalam sambutannya Lurah Padang Data Tanah Mati Taufikur Rahman mengatakan Germas adalah suatu tindakan yang sistematis terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.
"Germas terdiri dari banyak kegiatan dan salah satunya secara Nasional dengan berfokus pada aktivitas fisik selama 30 menit dalam sehari, mengkonsumsi buah-buahan dan sayur serta memeriksakan kesehatan secara rutin minimal enam bulan sekali untuk mendeteksi dini penyakit," ujarnya.
Taufikur mengatakan bahwa semua kegiatan Germas dapat dimulai dari diri sendiri dan keluarga, serta dapat juga dilakukan saat ini dan tidak membutuhkan biaya yang cukup besar. "Selagi kita ada kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk berperilaku sehat, maka kita dapat meningkatkan kualitas hidup sehat, dan akan mampu mengubah kebiasaan atau perilaku tidak sehat. Dengan dilakukannya Germas ini bisa juga menurunkan penyakit yang disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, seperti stroke, penyakit jantung, diabetes dan lain-lain," Pungkasnya
Kepala Puskesmas Parit Rantang, Ns.Chinthya Fitri Al- Yani yang juga merupakan narasumber pada sosialisasi Germas mengatakan Germas merupakan salah satu program unggulan di bidang kesehatan yang digagas oleh Presiden RI untuk menurunkan kesakitan dan kematian karena penyakit tidak menular, menurunkan pembiayaan kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pelaksanaannya di lapangan membutuhkan komitmen dan dukungan dari pemerintah daerah dan organisasi masyarakat dengan cara memberikan sosialisasi Germas kepada masyarakat.
Sosialisasi Germas ini menghasilkan komitmen bersama yang dituangkan dalam bentuk Nota Kesepakatan dan ditandatangani oleh semua peserta pertemuan yang isinya antara lain :
1. Penyediaan lingkungan sehat seperti air bersih, jamban sehat dan membersihkan lingkungan.
2. Selalu mengkonsumsi panganan sehat berupa buah dan sayur.
3. Peningkatan kebugaran dengan secara rutin melakukan aktifitas fisik.
4. Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
5. Tidak merokok/Mengembangkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan kerja, sekolah, fasilitas kesehatan serta tempat-tempat umum lainya yang telah diatur dalam Perda KTR.
6. Tidak mengkonsumsi minuman beralkohol.
Diakhir pemaparannya, Chinthya kembali mengingatkan agar dapat membangkitkan tanggung jawab dan komitmen, bahwa sehat harus berawal dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat. "Mari budayakan hidup sehat dengan melakukan langkah kecil melalui perubahan pola hidup kearah yang lebih sehat," tutupnya.
Editor : ranof
Tag :#Germas #Gerakan masyarakat sehat #Puskesman Parit Rantang #Tanah mati #Payakumbuh #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO PAYAKUMBUH BERSAMA KEMENSOS RI HADIRKAN AKSES LAYANAN KESEHATAN DAN BANTUAN SOSIAL
-
PMI PAYAKUMBUH TERIMA AMBULANCE GRATIS DARI PT. JASA RAHARJA
-
POSYANDU DI PAYAKUMBUH KINI TAK HANYA LAYANI BIDANG KESEHATAN
-
BPJS KESEHATAN CABANG PAYAKUMBUH PASTIKAN LAYANAN JKN OPTIMAL SELAMA LIBUR LEBARAN 2026
-
PEMKO PAYAKUMBUH KOMIT TINGKATKAN KUALITAS GIZI ANAK
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG