HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN TANAH DATAR
- Minggu, 29 April 2018
Puluhan Wartawan Hebat Bertemu, Ini Yang Terjadi
TANAH DATAR (Minangsatu) - Puluhan wartawan senior , masih aktif atau sudah pensiun, temu kangen di Batusangkar. Mereka bercerita kisah-kisah lucu dan unik di masa jayanya, bernyanyi bersama, baca puisi dan jalan-jalan ke beberapa objek wisata budaya ; Istano Pagaruyuang, Batu Angkek-Angkek, dan Desa Terindah di dunia, Pariangan, selama dua hari Sabtu dan Minggu (28, 29/4/2018).
"Sudah gaek-gaek ya tapi masih gagah," komentar beberapa peserta. Mereka memakai kaos seragam bertuliskan "temu kangen wartawan 7890" (red : angkatan tahun 1970, 80, 90) Sumbar.
Ketua Panitia Pelaksana, Yusnaldi menyebut lebih dari 50 orang hadir dan puluhan lainnya minta maaf karena tak bisa datang. "Inilah untuk pertama kali wartawan senior era 80-90 bertemu bahkan ada era 70," kata dia.
Salah seorang wartawan senior Makmur Hendrik terlihat hadir. "Bang Makmur masih awet wajahnya," puji Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmidzi, ketika menyambut para wartawan di gedung pertemuan Indo Jalito, Batusangkar, Sabtu malam (28/4/2018).
Juga Alwi Karmena, wartawan multi talenta. Penulis kocak, karikarturnis, penyair, pelukis. "Semua bakat seni diborongnya," celetuk Ketua PWI Sumbar, Heranof Firdaus, malam itu.
Ada pula Nasrul Jalal (harian Haluan) yang sudah berusia 74 tahun, 2 tahun di atas Makmur Hendrik. Kemudian ada Adi Bermasa. "Beliau ini guru bagi banyak wartawan dan sering membuang berita saya ketika di harian Singgalang," kata Basril Basyar, Ketua DKP - PWI Sumbar.
Syarifuddin Arifin, sang penyair Asean memanfaatkan momen ini untuk menyerahkan buku kumpulan puisi wartawan se Indonesia yang diluncurkan ketika HPN (Hari Pers Nasional) 9 Februari 2018. "Buku ini diterbitkan oleh Dinas Pariwisata dan Ekraf Sumbar, kebetulan saya editornya," kata Pudin.
Dari Batusangkar tampak pula wajah wartawan yang banyak menulis buku tentang Adat Minangkabau dan Hukum, St Syahrir Amga. Bachtiar Danau dan sederet panjang nama lainnya.
"Mungkin lebih dari 50 orang," kata salah seorang peserta, Fitri Adona.
Mereka selain saling kangen dan unjuk keterampilan. Bupati Tanah Datar, Irdinansyah yang baru pulih dari sakit, ikut nyanyi bersama dan langsung merasa sehat. "Hebat," kata Hafni Pon, wartawan dari Payakumbuh.
Dalam pertemuan itu tawa lepas bagai baru dapat adik. Selain tawa dan berkisah mereka juga mengenang masa lalu. Tak lupa menduskusikan dunia pers masa kini.
Makmur Hendrik penulis kisah-kisah silat seperti Giring-Giring Perak dan Tikam Samurai di Harian Singgalang menjadi lebih sehat karena Pinto Janir yang riang juga hadir menjadi pembawa acara dan pengocok perut peserta.
"Ini pertemuan bersejarah," kata wartawan Anton Yondra yang juga jadi sipangka silaturrahim wartawan lintas angkatan ini.
Beberapa wartawan asal Sumbar yang sudah lama merantau ke provinsi tetangga Riau, juga tampak hadir dan bernostalgia dengan rekan-rekan mereka di kampung. Diantaranya hadir Armen Milano, Syamsir Suryana, Akmal Famajra dan Nazaruddin.
Bupati Irdinansyah Tarmidzi secara khusus menyatakan terimakasih kepada PWI Sumbar karena berkah HPN 2018 lalu, daerah itu memperoleh kucuran bantuan dari Presiden Jokowi untuk mempercantik desa terindah di dunia, Pariangan. Desa ini dikenal sebagai asal muasal budaya Minangkabau.
"Kalau tidak ada daerah yang mau menjadi tuan rumah untuk pertemuan wartawan senior berikutnya, Tanah Datar siap dikunjungi kembali," ucap Bupati, disambut tepuk tangan dan tawa senang para wartawan.
"Kalau wartawan sudah berkumpul, ndak ado nan mambuek berita, celetuk Khairul Jasmi di grup WA PWI Sumbar, mengutip pernyataan alm Kamardi Rais Dt P. Simulie, mantan Ketua PWI Sumbar, periode 80an.
(Kaje/Batuah)
Editor :
Tag :#TemuwartawanlintasangkatanSumbar2018#
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
LAZIS IKPL SALURKAN ZAKAT RP247 JUTA BAGI MUSTAHIQ DI RAMBATAN, TANAH DATAR
-
JELANG RAMADAN 1447 H, PEDAGANG PASAR PABUKOAN MULAI DIRIKAN LAPAK DI BERBAGAI TITIK
-
PESONA "MALIOBORO" BARU DI KOTA SERANG: SEDOT RIBUAN PENGUNJUNG DAN TELAN ANGGARAN RP9 MILIAR
-
KADIS KOMINFO, KETUA PWI TANAH DATAR HADIRI HPN 2026 DI BANTEN
-
DPC GERINDRA TANAH DATAR GELAR TRAUMA HEALING BAGI ANAK-ANAK KORBAN GALODO DI BATIPUH SELATAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI