HOME SOSIAL BUDAYA KOTA SAWAHLUNTO
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pulihkan Lahan Bekas Tambang, Ricky Ekoni Tembus 10 Besar Nasional Kalpataru 2026
Pulihkan Lahan Bekas Tambang, Ricky Ekoni Tembus 10 Besar Nasional Kalpataru 2026
Sawahlunto (Minangsatu) - Kiprah Ricky Ekoni Saputra dalam merintis konservasi dan pemulihan lingkungan di Kota Sawahlunto mendapat pengakuan di tingkat nasional. Warga Dusun Lembah Santur, Desa Santur Kecamatan Barangin, tersebut berhasil masuk 10 besar nasional dan meraih peringkat ketujuh dalam nominasi Penghargaan Kalpataru Adya 2026 kategori Perintis Lingkungan.
Sebagai bentuk apresiasi, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyerahkan plakat dan piagam penghargaan kepada Ricky Ekoni Saputra dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diselenggarakan di Lapangan Sepak Bola Talawi, Rabu (28/10/2026).
Berdasarkan piagam yang diterbitkan Sekretaris Kementerian Lingkungan Hidup/Sekretaris Utama Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia tertanggal 11 Juni 2026, Ricky tercatat sebagai nominator penerima Penghargaan Kalpataru Adya Tahun 2026.
Pencapaian tersebut tidak terlepas dari upaya Ricky yang telah merintis kegiatan konservasi dan pemulihan lingkungan sejak 2019.
Salah satu langkah yang dilakukannya adalah mentransformasi lahan terdegradasi menjadi lahan produktif berbasis organik melalui konsep integrated farming atau pertanian terpadu.
Upaya tersebut mencakup penyelamatan sumber mata air, pelestarian keanekaragaman hayati, serta pemanfaatan lahan secara produktif dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
Menariknya, kegiatan konservasi itu dilakukan di lahan bekas tambang bawah tanah milik PT Bukit Asam, Unit Pertambangan Ombilin, yang berada di wilayah Desa Santur dan Desa Rantih, Kota Sawahlunto.
Melalui pendekatan pertanian terpadu berbasis organik, lahan yang sebelumnya mengalami degradasi diupayakan kembali menjadi lahan produktif. Upaya ini sekaligus memperlihatkan bahwa pemulihan lingkungan dapat berjalan beriringan dengan kegiatan pertanian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan yang dirintis Ricky juga telah diduplikasi oleh sejumlah kelompok tani di Kota Sawahlunto. Dengan demikian, upaya konservasi tersebut tidak hanya bertumpu pada inisiatif pribadi, tetapi juga mulai dikembangkan melalui keterlibatan kelompok tani di daerah itu.
Ricky: Menjadi Motivasi untuk Terus Memulihkan Lingkungan
Menanggapi pencapaian tersebut, Ricky Ekoni Saputra mengungkapkan rasa syukur karena upaya yang dirintisnya mendapat pengakuan di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa masuk 10 besar nasional dan meraih peringkat ketujuh dalam nominasi Penghargaan Kalpataru Adya 2026 kategori Perintis Lingkungan. Ini merupakan kebanggaan sekaligus motivasi bagi saya untuk terus melakukan konservasi dan pemulihan lingkungan, khususnya di lahan bekas tambang di Sawahlunto,” ungkap Ricky.
Menurutnya, sejak 2019 berbagai upaya telah dilakukan untuk mengubah lahan terdegradasi menjadi lahan produktif berbasis organik melalui pertanian terpadu, sekaligus menjaga sumber mata air dan melestarikan keanekaragaman hayati.
Ia berharap upaya tersebut tidak berhenti pada kegiatan yang telah dirintisnya, tetapi juga dapat menginspirasi masyarakat dan kelompok tani lainnya untuk bersama-sama menjaga lingkungan.
“Penghargaan ini bukan semata-mata untuk saya pribadi, melainkan juga menjadi penyemangat bagi semua pihak yang telah ikut berkontribusi dalam upaya pemulihan lingkungan di Sawahlunto,” katanya.
Ricky juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sawahlunto, khususnya Wali Kota Riyanda Putra, atas apresiasi yang diberikan. Ia berharap semakin banyak pihak yang peduli dan terlibat dalam menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.
Masuknya Ricky dalam nominasi Kalpataru Adya 2026 menjadi salah satu catatan kiprah masyarakat Sawahlunto dalam upaya konservasi lingkungan. Pengalaman pemulihan lahan bekas tambang yang dirintis sejak 2019 tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekologis maupun produktif bagi masyarakat setempat.
Editor : melatisan
Tag :Pulihkan, Lahan Bekas Tambang, Ricky Ekoni, Tembus 10 Besar, Nasional Kalpataru 2026
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KETUA DPRD SUSI HARYATI HADIRI UPACARA SUMPAH PEMUDA, FORKOPIMDA SAWAHLUNTO ZIARAH KE MAKAM M. YAMIN
-
RINGANKAN BEBAN WARGA, A. SARIJANUS KAHAR LUNASI PBB 1.004 WAJIB PAJAK DI LUMINDAI
-
PENUH NOSTALGIA, 235 PENSIUNAN TAMBANG OMBILIN SAWAHLUNTO WISATA BERSAMA KE PARIAMAN
-
RUTAN SAWAHLUNTO PERKUAT PENGAWASAN, 15 WARGA BINAAN JALANI TES URINE
-
LEGISLATIF DAN PUPR BERSINERGI, DAM PENAHAN LONGSOR DISIAPKAN DI SARINGAN
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU