HOME PENDIDIKAN KOTA PADANG PANJANG
- Kamis, 4 November 2021
Puji Prianto: Padang Panjang Dari "Saisuak" Dikenal Sebagai Kota Ulama Dan Santri
Padang Panjang (Minangsatu) - Sebagai kota yang telah melahirkan banyak ulama besar, Padang Panjang tidak bisa dilepas dengan kehadiran lembaga pendidikan agama. Misal, perguruan Islam Thawalib, Diniyyah Putri (Diniyyah School) dan Kauman Muhammadiyah. Hal tersebut diungkapkan alumni SMP A. 81, Drs. Puji Prianto di komplek Islamic Centre Kota Padang Panjang, Kamis (5/11/21).
Ditambahkan Puji, yang kini mengabdi sebagai Wakil Kepala SMK III Pelayaran Kota Pariaman, untuk Padang Panjang yang perlu banyak dikembangkan kegiatan yang bersifat religius, karena sudah sangat identik dengan kota ini. "Pasalnya, tingginya kunjungan orang untuk menuntut ilmu di Padang Panjang, tidak terlepas dari nuansa keagamaan telah digaungkan para pendahulu kita," tambah Wakasek SMK III Pelayaran ini.
Selain banyak lembaga pendidikan agama, nuansa religi dimiliki Padang Panjang juga telah menjadi daya tarik tersendiri. "Mudah mudahan untuk kedepan, Padang Panjang terus melahirkan ulama ulama besar seperti almarhum Buya Hamka," harapnya.
Sementara, Yusni Asneli, juga alumni SMP A. 81 menambahkan, sebagai bukti kecintaan kami alumni akan kota Padang Panjang, menghadirkan monumen Alqur'an Raksasa di depan Islamic Centre. "Hadiah itu membuktikan kecintaan kami pada kota ulama 'saisuak' (sejak dulu)," tutur Yusni.
Editor : ranof
Tag :#Religius#Ulama#Santri#Pendidikan agama#Padang panjang#Sumbar#
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
9.000 PELAJAR PADANG PANJANG IKUTI PESANTREN RAMADAN 1447 H
-
PEMKO DAN KEJARI PADANG PANJANG PERKUAT SINERGI HUKUM LEWAT PROGRAM JAKSA SAHABAT GURU
-
KOTA PADANG PANJANG PERINGKAT 2 NASIONAL TINGKAT KEGEMARAN MEMBACA
-
DUA SISWI SMAN 1 PADANG PANJANG RAIH MEDALI PERUNGGU DI AJANG ISC MALAYSIA
-
SAMBUT RAMADAN 1447 H, PERGURUAN ISLAM JUARA GELAR PAWAI TAARUF
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN