HOME OLAHRAGA PROVINSI SUMATERA BARAT

  • Kamis, 15 Oktober 2026

Porprov Ke XVI Sumbar Ditutup, Hamdanus Bilang Ini Baru Satu Tangga Menuju PON NTB, NTT, DKI

Padang, (Minangsatu) - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat tahun 2026 resmi berakhir dengan sukses. Namun, bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat, berakhirnya pesta olahraga multi-event terbesar di Ranah Minang ini bukanlah sebuah garis akhir.

Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, menegaskan bahwa penutupan Porprov XVI justru menjadi momentum awal dari perjuangan panjang dan nyata bagi kontingen olahraga Sumatera Barat untuk menembus persaingan elit nasional, ini baru satu tangga pungkasnya. 

 

Target besar telah menanti di depan mata, yakni meraih kesuksesan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang yang akan diselenggarakan di NTB, NTT, serta kesiapan menghadapi kualifikasi di DKI Jakarta.

 

Bukan Sekadar Perebutan Medali

 

Selama pelaksanaan Porprov XVI yang sempat vakum selama delapan tahun ini, persaingan ketat terjadi di berbagai cabang olahraga. Namun, Hamdanus mengingatkan jajarannya, pengurus cabang olahraga (cabor), serta para atlet bahwa Porprov tidak boleh dipandang hanya sebagai ajang berburu medali dan sertifikat di tingkat daerah.

"Banyak atlet kita yang terharu, bahkan menangis karena berhasil menjadi yang terbaik di ajang ini. Ini membuktikan betapa berartinya Porprov sebagai ruang pembuktian hasil latihan mereka. Namun, bagi KONI Sumbar, Porprov bukan garis akhir. Ajang ini merupakan fase krusial pembinaan berkelanjutan dan tahapan awal untuk menyaring serta membentuk atlet-atlet terbaik yang siap kita bawa ke kompetisi yang lebih tinggi," ungkap Hamdanus.

Ia menambahkan bahwa sejak awal, kepengurusan KONI Sumbar di bawah komandonya memiliki dua program utama: menyukseskan penyelenggaraan Porprov dan meningkatkan prestasi olahraga Sumatera Barat secara masif di level nasional.

 

Menatap BK PON DKI dan PON 2028 NTB-NTT

 

Pasca-penutupan Porprov XVI, KONI Sumbar tidak ingin membuang waktu. Hamdanus menjelaskan bahwa atlet-atlet potensial dan para juara yang lahir dari Porprov kali ini akan langsung dipantau, dikawal, dan dimasukkan ke dalam program pembinaan jangka panjang.

Estafet perjuangan Sumbar selanjutnya adalah menghadapi serangkaian agenda besar, mulai dari Pekan Olahraga Wilayah (Porwil), Babak Kualifikasi PON (BK PON) atau Pra-PON yang sebagian besar akan berpusat di DKI Jakarta, hingga puncaknya pada PON NTT-NTB 2028.

"Setelah Porprov ini, kita langsung fokus pada persiapan menghadapi babak kualifikasi di DKI Jakarta atau Pra-PON. Ini adalah pintu masuk. Kita ingin memastikan atlet-atlet yang kita kirim nanti benar-benar matang, lebih siap, dan mampu merebut tiket sebanyak-banyaknya untuk lolos ke PON NTB-NTT," tegasnya.

 

Mengembalikan Kejayaan Olahraga Ranah Minang

 

KONI Sumbar menaruh harapan besar pada seluruh cabang olahraga, baik cabor beregu seperti sepak bola dan bola basket, maupun cabor potensial lain seperti kriket, wushu, hingga cabor baru seperti gateball agar mampu menyumbangkan medali emas di kancah nasional kelak. Hamdanus optimis, dengan kesinambungan program pasca-Porprov, target membawa pulang medali emas dari bumi NTB dan NTT bukan hal yang mustahil.

Penutupan Porprov XVI Sumbar ini pun menjadi genderang tanda dimulainya kerja keras sesungguhnya. Hamdanus mengajak seluruh insan olahraga, pemerintah daerah, dan masyarakat Sumatera Barat untuk menyatukan visi mendukung perjuangan para atlet.

"Inilah awal perjuangan kita yang sebenarnya. Dari Porprov XVI ini, kita bangun fondasi yang kuat demi mewujudkan mimpi besar: Sumbar Hebat, Olahraga Juara di panggung PON NTB, NTT, dan DKI Jakarta!" pungkas Hamdanus penuh optimisme. (*)


Wartawan : ArD
Editor : Benk123

Tag :#porprov Sumbar,

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com