HOME OLAHRAGA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Selasa, 19 Oktober 2021
PON XX Papua 2021: Gubernur Sumbar Tetap Apresiasi Perjuangan Atlet
Padang (Minangsatu) - Pesta olahraga multi iven terakbar, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX-2021 di Papua telah berakhir pekan lalu. Pada helatan itu, Sumatera Barat berada diundakan ke-15 dari 34 provinsi dengan torehan delapan (8) medali emas, 12 perak dan 18 perunggu dengan total 38 medali. Capaian itu memang di luar target. Sebelumnya KONI Sumbar menargetkan bertengger di posisi 10 besar dengan prediksi 16 medali emas.
Menanggapi capaian PON, Ketua KONI Sumbar Agus Suardi meminta maaf kepada publik Sumatera Barat, lantaran belum bisa memenuhinya. Menurut Agus Suardi, banyak hal yang mempengaruhi gagalnya merealisasikan target tersebut. Namun, menurutnya hal itu tidak dijadikan alasan atau pembenaran dari kegagalan kali ini. "Saya meminta maaf kepada masyarakat Sumatera Barat lantaran gagal merealisasikan target. Banyak hal yang akan kita evaluasi nantinya," cetus mantan Ketua KONI Padang itu.
Abien sapaan karib Agus Suardi menambahkan, selain evaluasi pasca PON, pihaknya akan segera melakukan pembinaan dan terobosan dalam pembinaan prestasi sehingga pada multi iven berikutnya prestasi Sumbar semakin baik. "Setelah ini kita akan lakukan evaluasi menyeluruh. Kita sudah mengantongi beberapa temuan di lapangan pada PON lalu. Tim Binpres akan membicarakannya pada rapat evaluasi nanti," ungkap Abien.
Raihan yang diperoleh Sumatera Barat pada PON XX Papua mendapat apresiasi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah. Gubernur menilai, pada PON kali ini KONI Sumbar memang tidak mencapai target yang dicanangkan. Tapi menurutnya pasang surut prestasi itu juga terjadi pada daerah lain.
Menurut Mahyeldi, medali pada PON kali ini sebagian besar diborong oleh tuan rumah serta provinsi lain yang memang kuat dari dulunya seperti Jawa Barat, DKI Jakarta dan Jawa Timur.
Khusus di Sumatera beberapa provinsi posisinya di atas Sumbar yakni Riau, Sumut, Lampung dan Aceh. Sementara Sumatera Selatan posisinya di bawah kontingen Tuah Sakato. "Hasil yang diraih ini akan kita evaluasi untuk mengatur langkah pembinaan pada PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara.
Mahyeldi berharap setelah PON Papua, pembinaan atlet oleh Pengprov Cabor dan KONI Sumbar semakin baik sehingga PON XXI menjadi pembuktian dari pembinaan olahraga pascatransisi kepengurusan KONI Sumbar. "Tentunya saya meminta ke depan prestasi atlet semakin baik. Pengurus Cabor dan KONI Sumbar harus lebih solid serta banyaknya dukungan dari stakeholder olahraga," ulasnya.
Mahyeldi juga meminta kepada pengurus KONI dan Pengprov Cabor menjaga perasaan atlet. Ia memesankan, segala masalah yang dihadapi dalam melakukan proses pembinaan olahraga jangan sampai berimbas kepada atlet. "Segala masalah dan kendala yang dihadapi Pengprov dan KONI Sumbar jangan sampai ke atlet. Perasaan mereka harus dijaga. Tugas atlet hanyalah berlatih dan bertanding memberikan yang terbaik untuk Sumatera Barat," pungkasnya.
Editor : ranof
Tag :#Hasil Pon XX#Kontingen#Sumbar#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
LEPAS MERDEKA BIKE 81 KM, GUBERNUR MAHYELDI AJAK GENERASI MUDA TINGKATKAN KEBUGARAN TUBUH
-
MAHYELDI AJAK ASN JADIKAN HUT RI MOMENTUM PERKUAT PELAYANAN DAN KARAKTER KEPEMIMPINAN
-
MAHYELDI AJAK WARGA NOBAR FINAL PIALA DUNIA DI KANTOR GUBERNUR SUMBAR, BERHADIAH MOTOR DAN DOORPRIZE
-
KETUM MAVI PUSAT KUKUHKAN PENGURUS MAVI SUMBAR ; SEGERA SUSUN PROGRAM
-
DARI MEJA REDAKSI KE ARENA OLAHRAGA, WARTAWAN SUMBAR MULAI BERBURU TIKET PORWANAS 2027
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG