- Jumat, 1 November 2019
Polres Bukittinggi Bakal Tutup Akses Jalan Satu Jam Jelang Pembalap TdS Melewati Rute
Bukittinggi (Minangsatu) - Event balap sepeda internasional Tour de Singkarak kembali digelar di Provinsi Sumatera Barat, dari tanggal 2 hingga 10 November 2019 mendatang.
Event bertaraf internasional itu sudah yang ke 11 kalinya dilaksanakan, dimana pengamanan para pebalap dan official merupakan faktor utama yang perlu diperhatikan oleh tim pengamanan.
Kepala Bagian Operasional Polres Bukittinggi Kompol Partahian Pane, menuturkan, untuk mengamankan para pebalap saat melewati rute pada event Tour de Singkarak ini, nantinya diterapkan penutupan dan pengalihan arus, minimal satu jam jelang pembalap melewati rute yang telah ditentukan, dengan target pelaksanaannya berjalan lancar.
“Penutupan dan pengalihan ini tidak total melihat situasi di lapangan, namun diminta pada masyarakat untuk mematuhinya, karena event ini berskala internasional yang butuh pengamanan lebih,” jelasnya, Kamis (31/10/2019).
Kesalahan pengawasan sedikit saja sambung Partahian Pane dapat berakibat fatal, yang terimbas bukan hanya pada daerah penyelenggara saja, namun nama Indonesia juga bakal menjadi sorotan dunia internasional.
Ada tiga etape yang menjadi fokus pengamanan di wilayah hukum Polres Bukittinggi, pertama etape kedua pada 3 November 2019, yang akan berlangsung dari Kantor Bupati Pasaman dan finish di Jam Gadang Kota Bukittinggi, dengan rute sepanjang 112.2 Kilometer.
“Berikut pada etape tiga hari Senin 4 November 2019, dengan rute sepanjang 125,6 Kilometer, dari Lembah Harau Kabupaten Limapuluh Kota dan finish di Bank BRI Padang Panjang, serta etape lima pada Rabu 6 November 2019, dengan rute sepanjang 206,5 Kilometer dari Ngalau Indah Kota Payakumbuh dan finish di Ambun Pagi Kabupaten Agam,” terangnya.
Menurut Partahian Pane, pada tiga etape yang dilalui pembalap itu nantinya, petugas di lapangan akan menutup akses jalan sesuai dengan situasi, satu jam jelang dilalui pembalap kondisi jalan harus steril dari kendaraan dan masyarakat pejalan kaki.
“Polres Bukittinggi komit mengoptimalkan pengamanan, dengan menurunkan 295 personel di 192 lokasi yang dinilai ramai dan rawan. Untuk jalan utama sudah pasti ditutup secara total, namun pada jalur kecil pengalihan arus dilakukan secara buka tutup, yang paling penting situasi ini tidak mengganggu jalannya event balap sepeda berskala internasional tersebut,” tukasnya.
Editor : melatisan
Tag :#Polres Bukitinggi #TdS 2019
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SELAMA ENAM BULAN POLRESTA BUKITTINGGI TERBITKAN 38 LAPORAN POLISI TERKAIT NARKOBA
-
GAGALKAN PENYELUDUPAN NARKOBA, KAPOLRESTA BUKITTINGGI BERIKAN APRESIASI KEPADA PETUGAS LAPAS BUKITTINGGI
-
KAPOLRESTA BUKITTINGGI MENINJAU TPS TERJAUH, PASTIKAN SITUASI AMAN JELANG HARI PENCOBLOSAN
-
POLRESTA BUKITTINGGI TINDAK TEGAS BALAP LIAR DAN KNALPOT BRONG, TUJUH MOTOR DAN DUA MOBIL KENA TILANG
-
SIGAP, PETUGAS LAPAS KELAS IIA BUKITTINGGI GAGALKAN UPAYA PENYELUNDUPAN NARKOBA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL