HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN PESISIR SELATAN

  • Rabu, 21 Oktober 2026

Pohon Tumbang Di Jalan Nasional Pesisir Selatan, Waka Polres Kompol Syafrizen Turun Bantu Warga

Wakapolres Pessel H.Syafrizen ,SH turun langsung membersihkan pohon yang menimpa jalan raya nasional  Painan Kambang
Wakapolres Pessel H.Syafrizen ,SH turun langsung membersihkan pohon yang menimpa jalan raya nasional Painan Kambang

Painan, (Minangsatu) — Malang tak dapat ditolak, mujur sepanjang hari. Peristiwa tak terduga dialami Wakapolres Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kompol Syafrizen, SH, Datuk Rang Batuah, saat dalam perjalanan menuju rumah duka untuk melayat warga yang meninggal dunia, Senin (19/10/2026).

Di tengah perjalanan, rombongan Wakapolres mendapati sebatang pohon tumbang dan menutupi badan jalan nasional di kawasan Teratak Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan. Kondisi tersebut menghambat arus lalu lintas sehingga membutuhkan penanganan segera agar kendaraan dapat kembali melintas dengan aman.

Tanpa menunggu lama, Kompol Syafrizen bersama masyarakat setempat turun langsung membantu membersihkan batang dan ranting pohon yang menghalangi jalan. Aksi gotong royong tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sejalan dengan arahan Kapolri agar personel kepolisian senantiasa hadir dan bekerja bersama warga.

Proses pembersihan pohon tumbang berlangsung sekitar satu jam hingga badan jalan kembali dapat dilalui kendaraan. Alhamdulillah, dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Kesigapan polisi bersama masyarakat membantu mengatasi hambatan lalu lintas sekaligus memperlihatkan pentingnya kerja sama dalam menghadapi situasi darurat.

Setelah memastikan kondisi jalan kembali lancar, Kompol Syafrizen bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kampung Cupak, Kenagarian Lakitan Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, untuk melayat almarhum Edi, 63 tahun, yang meninggal dunia karena sakit. Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres juga menyampaikan ceramah pelepasan jenazah di hadapan keluarga dan masyarakat yang hadir.

Dalam pesannya, Kompol Syafrizen mengajak keluarga yang ditinggalkan dan para pelayat menjadikan kematian sebagai iktibar bagi kehidupan. Ia mengingatkan bahwa setiap manusia pada akhirnya akan menghadapi kematian, sehingga perlu memanfaatkan waktu untuk berbuat baik dan mempersiapkan bekal akhirat. “Dunia sementara, akhirat selama-lamanya,” menjadi pesan pengingat agar setiap insan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. (*)


Wartawan : Rijon
Editor : Benk123

Tag :#pessel

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com