HOME BIROKRASI KABUPATEN LIMAPULUH KOTA

  • Rabu, 22 Juli 2026

Petani Antusias Belajar Bertani Modern, Dandim Adi: Ini Amunisi Untuk Petani Kita

Petani Antusias Belajar Bertani Modern, Dandim Adi: Ini Amunisi Untuk Petani Kita

?Limapuluh Kota (Minangsatu)
Kodim 0306/50 Kota bersama Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh menggelar penyuluhan pemanfaatan limbah pertanian menjadi pakan ternak berkualitas, Rabu (22/7/2026) di Jorong Ketinggian, Nagari Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Kegiatan penyuluhan dalam rangka program TNI Manunggal Masuk Desa/Nagari (TMMD/N) ke-129 itu diikuti oleh puluhan masyarakat. Masyarakat tampak antusias mempelajari teknologi tepat guna untuk mengolah hasil sampingan pertanian dari narasumber pakar peternakan dari PPNP, Prof. Dr. Ramaiyulis.

"Ini bentuk nyata pentingnya kolaborasi dalam menyukseskan berbagai program TMMD/N di Kabupaten Lima Puluh Kota. Harapan kita, kegiatan ini mampu membangun kemandirian ekonomi warga. Pemanfaatan limbah pertanian bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga langkah nyata menuju sistem pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan," ujar Dandim Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata.

Selain itu, dihari yang sama Kodim 0306/50 Kota juga memberikan penyuluhan Teknologi dan Perawatan Tanaman Kakao kepada masyarakat Jorong Ketinggian bekerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Lima Puluh Kota.

"Membangun desa tidak lagi hanya berwujud pembangunan fisik. Akan tetapi, membangun masa depan ekonomi masyarakat sama krusialnya dengan membuka akses jalan," ujar Dandim, Adi.

Dandim mengungkapkan, sasaran nonfisik pada program TMMD/N dirancang khusus untuk menyentuh akar kebutuhan warga. Bagi TNI katanya, ketahanan pangan dan kesejahteraan warga adalah pondasi utama pertahanan wilayah.

?"TMMD bukan hanya tentang membangun jalan atau jembatan, tetapi juga membangun kapasitas manusia di dalamnya. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memberikan amunisi pengetahuan kepada para petani kita. Dengan harapan ekonomi warga kita meningkat," ucapnya.

?Dalam penyuluhan yang dipandum Penyuluh Pertanian Jorong Ketinggian, Ranti tersebut, puluhan petani antusias menyerap ilmu pertanian modern. Mereka berharap, cara tersebut akan dapat merubah cara pandang mereka dalam berkebun kakao dan meningkatkan penghasilan ekonomi keluarga.

Dalam kegiatan penyuluhan itu, Ranti memaparkan tentang teknologi budidaya kakao ramah lingkungan, mulai dari teknik pemangkasan yang tepat, pemupukan berimbang, sanitasi kebun, hingga pengendalian hama dan penyakit secara terpadu.

?"Kakao memiliki potensi ekonomi luar biasa jika dikelola dengan sentuhan teknologi yang tepat. Kuncinya ada pada kedisiplinan perawatan. Kami ingin para petani di sini tak lagi sekadar berkebun seadanya, tapi bertani secara cerdas agar hasil panen melimpah dan kualitas biji kakaonya mampu bersaing di pasar modern," ujar Ranti.


Wartawan : Fegi Andriska Putra
Editor : melatisan

Tag :Petani, Antusias, Belajar, Bertani Modern, Dandim Adi, Ini Amunisi, Untuk Petani Kita

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com