HOME WEBTORIAL KOTA PADANG PANJANG

  • Rabu, 26 Mei 2021
Pertama Di Indonesia, Kota Padang Panjang, Hadirkan Pojok Statistik
Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran, saat peresmian beroperasinya Pojok Statistik, pertama di Indonesia sebagaimana diutarakan Kepala BPS RI, Dr. Suhariyanto, Rabu (26/5/2021).

Padang Panjang (Minangsatu) - Hadirnya Pojok Statistik, membuktikan keseriusan Pemko Padang Panjang dalam merawat dan memanfaatkan data. Disini, Pemko melakukan kerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dengan menghadirkan Pojok Statistik yang ditempatkan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) setempat.

Pojok Statistik (PS) boleh dibilang merupakan sebuah terobosan pertama Indonesia. Bahkan, kehadiran PS ini diresmikan langsung Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Dr. Suhariyanto.

Peresmian PS tersebut dihadiri langsung Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA, Rabu (26/5/2021) bertempat di Kantor DPK Kota Padang Panjang. Hal tersebut diutarakan Kepala DPK, Alvi Sena, ST, MT. "Pada kesempatan itu Kepala BPS Pusat menyerahkan penghargaan kepada Wako Fadly Amran selaku Kepala Daerah yang mendukung keberadaan Pojok Statistik," tutur Alvi Sena.

Dijelaskan, Pojok Statistik merupakan sebuah ruangan terletak di perpustakaan daerah yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam mengakses data BPS, apakah data tercetak atupun data digital. Selain itu,  juga berfungsi sebagai literasi publik. "Teknis publik untuk mendapatkan data dari PS tersebut, sangat mudah karena terintegrasi dengan sistem pelayanan perpustakaan," tambah Alvi Sena.

Kata Kepala BPS RI, Suhariyanto, dengan adanya Pojok Statistik tentunya akan memudahkan Pemerintah Kota maupun masyarakat membuat suatu perencanaan yang bagus dan terukur. "Pasalnya, di PS telah terhimpun semua data yang dibutuhkan untuk sebuah perencanaan," terangnya.

“Dengan adanya data yang yang benar. Otomatis, akan memudahkan kita mengidentifikasi berbagai permasalahan yang ada untuk dicarikan solusi. Misal,  data Covid-19, data kemiskinan, data pertumbuhan ekonomi dan data lainnya. Manfaat PS sangat besar untuk daerah dan masyarakat," timpal Suhariyanto.

Dia berharap, Pojok Statistik ini bisa membangkitkan literasi statistik untuk masyarakat Kota Padang Panjang. Di sisi lain, sebut Suhariyanto, BPS harus bisa menerjemahkan berbagai angka dan data statistik tersebut dalam bahasa yang membumi yang mudah dipahami masyarakat secara umum.

"Ini sudah sangat bagus sekali karena saya telah melihat langsung keberadaannya. Karena, ketika akan  memasuki Gedung Perpustakaan kita langsung dihadapkan PS ini," jelas Kepala BPS. Tata letak PS ini sangat strategis sekali karena akan langsung memancing rasa keingintahuan masyarakat.

"Saya beri apresiasi kinerja Wako Fadly Amran yang sangat terbuka dalam menjalin kerja sama dengan semua pihak, khususnya BPS Sumbar dan Padang Panjang", ungkap Suhariyanto.

"Besar harapan saya, langkah yang telah dilakukan Pemko Padang Panjang akan jadi pilot project (percontohan) bagi daerah lain di tanah air," tambahnya.

PS Padang Panjang ini yang pertama di Indonesia. Bagi BPS, ini merupakan satu program prioritas dalam rangka peningkatan pelayanan publik sesuai tuntutan reformasi birokrasi. "PS memberikan pelayanan data kepada masyarakat secara cepat, mudah dan murah,"  tandas Suhariyanto.

Sementara, Wali Kota Fadly Amran, menyebutkan dengan adanya Pojok Statistik kiranya BPS dapat memberikan informasi data yang lengkap dan "uptodate" (terbaru) guna memberi manfaat dan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mencari data. “Kebutuhan data dewasa ini semakin penting, baik untuk keperluan penelitian maupun untuk memastikan validitas informasi di masyarakat. Untuk itu kita berharap kehadiran PS ini dapat menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan data yang akurat dan terukur," tutur Wako.

Fadly Amran turut memuji kinerja BPS Kota Padang Panjang. Program seperti ini memiliki manfaat terbaik untuk sebuah program, terutama untuk sensus penduduk online, pelayanan terpadu satu data, serta informasi lainnya. "Kami berterima kasih kepada BPS Pusat dan Provinsi yang telah menjadikan Kota Padang Panjang sebagai kota pertama di Indonesia untuk kehadiran sebuah Pojok Statistik. Kiranya hal ini nantinya mampu memberikan literasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya data," tandas Fadly.

Kepala BPS Kota Padang Panjang, Arius Jonnaidi, SE, ME, menambahkan, Pojok Statistik ini untuk melayani kebutuhan masyarakat dalam mengakses data BPS, baik itu data tercetak, maupun data digital sekaligus untuk literasi.

Dengan beroperasinya Pojok Statistik ini, tentu juga dapat memperdalam pengetahuan dan informasi tentang apa itu data statistik," seru Arius.

 


Wartawan : Asril Dt Pangulu Batuah
Editor : ranof

Tag :#Pojok Stastik pertama di Indonesia#Padang Panjang#BPS RI#Suhariyanto#Wali Kota#Padang Panjang#Fadly Amran#