- Jumat, 24 Juli 2026
Pernyataan Sikap Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) Koreksi Pernyataan Presiden "Wartawan Londo Ireng"
Pernyataan Sikap Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) Koreksi Pernyataan Presiden "Wartawan Londo Ireng"
Jakarta (Minangsatu) - Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menyesalkan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyamakan wartawan dengan Londo Ireng, saat memberi sambutan dalam acara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Secara historis Londo Ireng adalah julukan pribumi Indonesia yang bekerja untuk kepentingan pemerintah kolonial Belanda untuk membunuh, memerangi, memusuhi, dan menekan warga bangsanya sendiri demi kepentingan pribadi, golongan, maupun alasan ekonomis, politis.
Julukan itu sangat tidak pantas, bahkan menghina, karena dalam sejarahnya wartawan Indonesia berperan aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan mempertahankannya ketika republik yang baru berdiri berusaha untuk dijajah kembali. Melalui pemberitaan untuk mendukung dan menyiarkan eksistensi Indonesia ke dunia internasional, bahkan ikut mengangkat senjata, nasionalisme wartawan tidak perlu dipertanyakan.
Berdirinya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 9 Februari 1946 untuk menghimpun diri dan memperkuat dukungan pers bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah wujud patriotisme yang melekat dalam diri wartawan. Bukan penghianat, bukan Londo Ireng. Pers yang bersikap kritis adalah sesuai tugas dan fungsi yang ditetapkan dalam Undang-Undang Pers no 40 tahun 1999 dan menjadi kesepakatan bersama. Pers haruslah tetap melakukan kontrol sosial terhadap penyelenggara agar mereka bertugas sesuai peraturan dan perundang-undangan, demi Indonesia yang adil, makmur, sejahtera, sesuai cita-cita para pendiri bangsa.
FWK mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengoreksi ucapannya yang menyakiti hati wartawan dan media, untuk menjaga kondusifitas bangsa. Seluruh anak bangsa seharusnya diajak dan diikut-sertakan, diajak perpartisipasi dengan peran masing-masing untuk membangun Indonesia menjadi negara dan bangsa yang besar. Bukan dikecilkan atau dipinggirkan dengan alasan apapun.
Jakarta, 24 Juli 2026
Hendry CH Bangun (Pendiri FWK)
Raja Parlindungan Pane (Kordinator Nasional FWK)
Budi Nugraha (Sekretaris FWK)
Editor : ranof
Tag :#Pernyataan sikap Fwk #Londo ireng #Jakarta
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
AKSI PEDULI BANK NAGARI DIGANJAR PENGHARGAAN TOP SDGS AWARD 2026
-
SEBARAN ABU ANAK KRAKATAU PAKSA PENUTUPAN SEMENTARA BANDARA SOEKARNO-HATTA, PULUHAN PENERBANGAN TERGANGGU
-
DISKUSI FWK: KESERIUSAN PRESIDEN TANGANI KARHUTLA TIDAK BISA DITUNDA, SEGERA SIAPKAN ANGGARAN
-
ASAP KEBAKARAN HUTAN MENGANCAM KESEHATAN: KENALI BAHAYA DAN CARA MELINDUNGI DIRI
-
KOTA JAMBI DISELIMUTI ASAP PEKAT, PEMKOT IMBAU WARGA PAKAI MASKER
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI
-
BAREH RANDANG PAYAKUMBUH PUNYA RASA MANIS DAN BERBEDA DARI RENDANG DAGING