- Kamis, 16 Juni 2022
Penguatan Teknologi Untuk Mudahkan Aplikasi Digitalisasi Nasabah Bank Nagari
Padang (Minangsatu) - Untuk memberikan pelayanan prima dan menyenangkan pada nasabah di Bank Nagari (BPD) Sumbar, berbagai terobosan terus diupayakan. Hal itu terlihat dari sistem managamen pelayanan yang selalu memperhatikan kebutuhan dan perkembangan teknologi, sehingga keinginan memanjakan nasabah dapat terwujud.
Demikian paparan Direktur Utama (Dirut) Bank Nagari, Muhammad Irsyad, saat menerima kunjungan Pengurus PWI Sumbar, Kamis (16/6/2022) di lantai IV, kantor Pusat, di Jalan Pemuda Padang.
Dirut yang didampingi Sekretaris Perusahaan Idrianis, secara detail menyampaikan perkembangan Bank Nagari dan bentuk pelayanan digital yang telah diaplikasikan untuk memudahkan nasabah bertransaksi. Sosok "Pak Jack" yang akrab dengan semua kalangan ini juga menyinggung soal konversi Bank Nagari menjadi Bank Nagari Syariah.
Dihadapan Ketua PWI Sumbar, H. Heranof Firdaus, Ketua DKP, H. Basril Basyar, Sekretaris, Widya Navies, Wakil Ketua, Jayusdi (Ajo) Effendi, Sawir Pribadi, Wakil Bendahara Rusdi Bais dan beberapa pengurus lainnya, M. Irsyad, menambahkan pilihan meningkatkan kualitas layanan digital merupakan kebutuhan masyarakat. "Transaksi dan pembayaran perkuliahan, menyalurkan infak ke masjid, tarik tunai dilakukan cukup dari HP (Handphone) nasabah," urainya.
Tentang maraknya penipuan dan pencurian uang lewat skimming yang dialami banyak bank, dikatakan harus cepat ditindaklanjuti dengan sistem digitalisasi yang canggih. "Kemana pun arah Bank Nagari, termasuk konversi ke Bank Syariah, tuntutan peningkatan teknologi tetap merupakan pilihan," sebut Irsyad. Dikatakan, pemprov Sumbar bersama Bupati dan Walikota selaku pemegang saham juga bersemangat untuk mengajak perantau Minang yang punya potensi besar memperkuat Bank Nagari.
Dari nasabah yang ada di seluruh kantor cabang terhimpun dana tabungan sekitar Rp28 triliun dan untuk perantau yang berada di Pekanbaru, Jakarta dan Bandung, akan dirangkul agar uangnya disimpan di rekening Bank Nagari. "Perantau dan program NDM adalah potensi yang sangat besar untuk menjadikan Bank Nagari lebih baik lagi," tambah Irsyad.
Irsyad menyebutkan, salah satu program baru yang sedang diluncurkan dengan istilah GAUL (Gampang Aman Untung Lancar). Ke depannya layanan Bank Nagari 80 persen berupa pelayanan digitalisasi. "Ada program Nagari Digital Mesjid (NDM), hingga call centre 150234 untuk pengaduan aktif 24 jam.
Terkait dengan apa yang telah dilakukan Bank Nagari untuk masyarakat, mulai kegiatan sosial kemasyarakatan, pendidikan, olahraga dan keagamaan, ditampung melalui dana CSR (Corporate Social Responsibility). Malah saat ini Irsyad bersama jajarannya sedang merancang yayasan untuk kegiatan keagamaan dan mendirikan Pondok Pesantren.
Dalam dialog yang dipandu Ketua PWI Sumbar, Heranof Firdaus, beberapa tanggapan dan masukan dari PWI yang disampaikan oleh Sawir Pribadi, Basril Basyar, Rusdi Bais dan Syaiful Husein, yang ditanggapi oleh Irsyad secara rinci dan penuh keakraban.
Editor : ranof
Tag :#Bank nagari #Digitalisasi #Konversi bank syariah #PWI #Sumbar
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BANK NAGARI HADIRKAN PROMO KEJUTAN SPESIAL AWAL TAHUN 2026
-
PERLUAS PASAR SUMATERA, PT SEMEN PADANG KIRIM SEPABLOCK KE MEDAN
-
WASPADA RISIKO SIBER DI MOMEN NATAL DAN TAHUN BARU, BANK NAGARI IMBAU MASYARAKAT TINGKATKAN KEAMANAN TRANSAKSI DIGITAL
-
SEMEN PADANG PASTIKAN PASOKAN AMAN DAN SIAP DUKUNG PEMULIHAN PASCA BENCANA DI SUMBAR
-
BANK NAGARI HADIRKAN 2 PROGRAM TABUNGAN AKHIR TAHUN
-
PASAN BURUANG DAN ALAM YANG LUKA: RENUNGAN EKOKRITIK DI TENGAH BENCANA SUMATERA
-
MAHASISWA KKN KEBENCANAAN UNIVERSITAS ANDALAS LAKUKAN PENDATAAN DAMPAK BANJIR DI KAPALO KOTO, PADANG
-
SEDIKIT KEGEMBIRAAN DI TENGAH KECEMASAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
MAHASISWA KKN UNIVERSITAS ANDALAS TOBOH GADANG DORONG PERTANIAN BERKELANJUTAN MELALUI PROGRAM RAMAH LINGKUNGAN
-
MAHASISWA KKN UNAND MENGAJAR DI DUA TK TOBOH GADANG, KENALKAN RAGAM HIAS MINANGKABAU DAN JEPANG