HOME BIROKRASI KOTA PAYAKUMBUH
- Kamis, 28 Mei 2026
Pemko Payakumbuh Akui Butuh Masukan Kritis Dari Mahasiswa
Payakumbuh (Minangsatu) - Pemerintah Kota Payakumbuh membuka ruang dialog dengan kalangan mahasiswa untuk mengawal arah pembangunan daerah agar berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah dan mahasiswa memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. Karena itu saya sangat mengapresiasi langkah adik-adik BEM Paliko yang datang berdiskusi malam ini,” kata Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta saat menerima audiensi Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Payakumbuh dan Limapuluh Kota (Paliko) di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Payakumbuh, Senin (25/05/2026) malam.
Dalam pertemuan tersebut, Zulmaeta menilai mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai generasi penerus yang nantinya akan melanjutkan estafet pembangunan, khususnya di Kota Payakumbuh.
Ia mengatakan pemerintah daerah membutuhkan dukungan sekaligus masukan kritis dari kalangan akademisi agar berbagai program berjalan tepat sasaran.
“Adik-adik mahasiswa ini calon intelektual dan akan menerima estafet pembangunan ke depan. Karena itu kami terbuka terhadap masukan demi kemajuan Payakumbuh,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Zulmaeta memaparkan sejumlah progres pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Payakumbuh.
Ia menjelaskan perkembangan revitalisasi Pasar Payakumbuh, penataan Pasar Tradisional Ibuh, peningkatan layanan rumah sakit, pembenahan transportasi, penguatan pelayanan PDAM, hingga upaya meningkatkan disiplin aparatur sipil negara.
Menurut dia, pembangunan daerah tidak bisa berjalan hanya oleh pemerintah semata. Pengawasan publik dan partisipasi masyarakat, termasuk mahasiswa, menjadi bagian dalam memastikan program benar-benar memberi manfaat bagi warga.
“Kalau ada masukan atau hal-hal yang janggal, silakan sampaikan langsung kepada kami. Insya Allah akan kami tindak lanjuti,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Pusat Aliansi BEM Paliko Muhammad Fadli menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Payakumbuh yang memfasilitasi audiensi tersebut.
Ia menyebut dialog antara mahasiswa dan pemerintah penting untuk menjaga arah pembangunan tetap berpihak kepada masyarakat.
Menurut Fadli, keterlibatan mahasiswa dalam mengawal kebijakan pemerintah merupakan bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Kritik yang kami sampaikan bukan bentuk kebencian kepada pemerintah, tetapi bagian dari kontrol sosial agar setiap kebijakan dan pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata dia.
Ia menambahkan Aliansi BEM Paliko akan terus mengawal berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Payakumbuh demi mendorong kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
“Kami akan terus mengawal setiap langkah pembangunan yang dilakukan Pemko Payakumbuh demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)
Editor : Benk123
Tag :#payakumbuh
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO PAYAKUMBUH BONGKAR 20 BANGUNAN MELANGGAR
-
PAYAKUMBUH DINOBATKAN SEBAGAI PENYERAH PIUTANG TERBAIK 2026
-
BANTUAN PRESIDEN PRABOWO DISALURKAN KEPADA 30 WARGA PAYAKUMBUH
-
168 WARGA BINAAN LAPAS PAYAKUMBUH TERIMA REMISI, 4 ORANG BEBAS
-
UPACARA PERINGATAN HUT RI KE-81 BERLANGSUNG KHIDMAT DI PAYAKUMBUH
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG